processing device
TeknologiDiposting: 11 Februari 2026 | Diperbarui: 11 Februari 2026
270

Saat Anda menggunakan smartphone, komputer, atau laptop untuk bekerja, belajar, menonton video, maupun sekadar membuka media sosial, ada banyak proses yang terjadi di dalam perangkat tersebut.

Anda mungkin hanya melihat hasil akhirnya di layar, tetapi di balik itu semua ada sistem yang bekerja sangat cepat untuk menerima, mengolah, dan menampilkan data. Setiap klik mouse, ketikan di keyboard, hingga aplikasi yang berjalan, semuanya membutuhkan proses pengolahan yang teratur.

Bagian yang bertanggung jawab atas proses tersebut disebut sebagai processing device atau lebih dikenal sebagai CPU (Central Processing Unit). Tanpa komponen ini, komputer tidak akan mampu menjalankan perintah apa pun.

Lalu, apa itu processing device dan bagaimana fungsinya dalam sebuah perangkat? Simak penjelasannya berikut ini!

Apa Itu Processing Device?

Processing device adalah perangkat keras pada komputer yang bertugas mengolah data dan menjalankan instruksi. Setiap perintah yang diberikan ke komputer, baik melalui keyboard, mouse, maupun aplikasi, akan diproses terlebih dahulu oleh processing device sebelum menghasilkan output.

Secara sederhana, processing device (perangkat pemrosesan) bisa diibaratkan sebagai otak manusia. Ia menerima informasi, memikirkan apa yang harus dilakukan, lalu memberikan respon yang sesuai.

Dalam suatu device, proses ini terjadi dalam waktu yang sangat singkat, bahkan dalam hitungan sepersekian detik. Maka dari itu, perangkat ini memiliki pengaruh besar terhadap kecepatan dan performa perangkat.

Fungsi Processing Device

Processing device memiliki berbagai peran agar perangkat bekerja dengan baik. Fungsi ini saling berkaitan dan tidak bisa berjalan sendiri. Berikut beberapa fungsinya:

1. Mengolah Data Menjadi Informasi

Fungsi utama dari processing device adalah mengolah data mentah menjadi informasi yang bisa digunakan. Data yang masuk, baik berupa angka, teks, gambar, maupun suara, akan diproses sesuai dengan instruksi program. Hasilnya kemudian ditampilkan dalam bentuk yang mudah dipahami oleh pengguna.

2. Menjalankan Instruksi dari Program

Setiap aplikasi terdiri dari kumpulan instruksi yang harus dijalankan. Processing device membaca instruksi tersebut satu per satu, mengeksekusinya, lalu melanjutkan ke instruksi berikutnya. Inilah yang membuat aplikasi bisa dibuka, digunakan, dan ditutup dengan normal.

Akan tetapi, jika perangkat Anda sering lemot untuk membuka aplikasi, biasanya bukan karena aplikasinya, melainkan kemampuan perangkat tersebut dalam menjalankan instruksi program. 

Namun, jangan khawatir. Anda tak harus membeli laptop atau komputer baru. Sewa perangkat di Asani bisa menjadi solusi agar pekerjaan Anda tetap lancar. 

Pilih perangkat yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda dan ajukan sewa sekarang untuk mendapatkan penawaran harga terbaik.

Minta Penawaran

3. Mengatur Kerja Seluruh Sistem Komputer

Processing device juga berperan sebagai pengendali utama dalam sistem komputer. Perangkat ini mengatur kapan data harus diambil dari penyimpanan, kapan disimpan ke memori, dan kapan hasilnya dikirim ke layar atau perangkat lain. Tanpa pengaturan ini, semua komponen tentu akan kacau.

4. Melakukan Perhitungan Logika dan Aritmatika

Semua perhitungan matematika dan logika dalam komputer dilakukan oleh processing device. Mulai dari operasi sederhana seperti penjumlahan dan pengurangan, hingga perhitungan kompleks seperti pengolahan grafis dan kecerdasan buatan (AI).

5. Mendukung Multitasking

Saat Anda membuka banyak aplikasi sekaligus, processing device membagi waktu kerjanya untuk menjalankan berbagai proses tersebut secara bergantian dengan sangat cepat. Karena kecepatannya tinggi, Anda merasa semua aplikasi berjalan bersamaan dengan lancar.

6. Mengolah Sinyal dari Perangkat Input

Setiap kali Anda menekan tombol keyboard atau menggerakkan mouse, sinyal tersebut dikirim ke processing device. Perangkat ini akan menerjemahkan sinyal tersebut menjadi perintah yang dimengerti oleh sistem komputer, lalu mengeksekusi tindakan yang sesuai.

Baca juga: Apa Itu UPS Komputer? Ini Pentingnya untuk Keamanan Perangkat

Contoh Processing Device

Processing device tidak hanya satu jenis. Ada beberapa perangkat pemroses yang memiliki fungsi khusus sesuai kebutuhan pengolahan data. Berikut ini beberapa contoh processing device yang umum ditemui:

1. CPU (Central Processing Unit)

CPU adalah processing device utama dalam komputer. Perangkat ini menjalankan sebagian besar instruksi dari sistem operasi dan aplikasi. CPU bertugas mengolah data, mengatur jalannya program, dan mengendalikan komunikasi antarperangkat di dalam komputer.

2. GPU (Graphics Processing Unit)

GPU merupakan perangkat pemroses yang fokus pada pengolahan grafis. GPU berfungsi untuk menampilkan gambar, video, dan animasi di layar. Pada komputer modern, GPU juga digunakan untuk mempercepat editing video dan menjalankan AI.

Jika Anda bekerja di bidang desain grafis, GPU merupakan komponen penting yang membantu proses render, preview, hingga editing video berjalan lebih cepat. 

Apabila perangkat Anda masih terasa berat saat membuka file berukuran besar, Anda bisa sewa laptop atau komputer dengan spesifikasi grafis lebih tinggi di Asani. Dengan begitu, pekerjaan Anda tentu lebih lancar dan tidak perlu membeli perangkat baru. Cek katalognya sekarang!

Cek Katalog

3. APU (Accelerated Processing Unit)

APU merupakan gabungan antara CPU dan GPU dalam satu chip. Perangkat ini sering digunakan pada laptop atau komputer dengan desain yang ringkas. Dengan APU, komputer bisa menjalankan tugas pemrosesan umum dan grafis tanpa menggunakan kartu grafis terpisah.

4. DSP (Digital Signal Processor)

DSP berfungsi untuk memproses sinyal digital, seperti suara dan gambar. Perangkat ini banyak digunakan pada sistem audio, kamera digital, ponsel, dan perangkat komunikasi.

5. NPU (Neural Processing Unit)

NPU merupakan perangkat pemroses yang dioptimalkan untuk Artificial Intelligence. NPU digunakan untuk pengenalan wajah, pengenalan suara, dan pemrosesan bahasa. Banyak perangkat modern, seperti smartphone dan laptop terbaru, sudah menggunakan NPU untuk meningkatkan kinerja fitur berbasis AI.

6. Microcontroller

Microcontroller memiliki ukuran kecil dan digunakan pada perangkat elektronik seperti mesin cuci, microwave, mobil, dan perangkat smart home. Walaupun kecil, microcontroller mampu mengontrol fungsi tertentu secara otomatis.

7. TPU (Tensor Processing Unit)

TPU adalah perangkat pemroses yang dibuat secara khusus untuk pembelajaran mesin dan kecerdasan buatan. TPU biasanya digunakan di pusat data atau layanan berbasis cloud untuk memproses model AI dalam jumlah besar.

Itulah pembahasan mengenai processing device, fungsi, serta berbagai contohnya dalam sistem komputer yang mendukung kinerja perangkat Anda sehari-hari.

Jika pekerjaan Anda membutuhkan perangkat dengan performa pemrosesan yang lebih tinggi, Anda tak harus membeli baru. Sewa laptop atau komputer di Asani bisa menjadi solusi yang tepat dan hemat.

Cek katalognya sekarang dan pilih perangkat yang paling sesuai. Lalu, ajukan sewa melalui WhatsApp atau email cs@asani.co.id. Prosesnya cukup praktis, biayanya pun tidak sebesar beli perangkat baru sehingga bisa menjadi solusi pengadaan perangkat di perusahaan.

Jadi, tunggu apa lagi? Jangan biarkan pekerjaan Anda tertunda hanya karena device dengan spesifikasi lama. Sewa perangkat sekarang dan dapatkan promo terbaik dari Asani!

Baca juga: 9 Rekomendasi Laptop Multitasking untuk Kebutuhan Kerja

Share

Post comment

Product Enquiry