jenis baterai laptop
TeknologiDiposting: 26 Februari 2026 | Diperbarui: 26 Februari 2026
230

Baterai merupakan salah satu komponen yang paling sering dikeluhkan pengguna laptop. Ada yang merasa baterai cepat habis, ada juga yang tiba-tiba drop padahal baru dipakai sebentar. Tidak sedikit pula yang sudah mengganti baterai, tetapi daya tahannya tetap sama.

Kondisi baterai bukan dipengaruhi oleh merek laptopnya, melainkan pada jenis yang digunakan. Setiap tipe baterai memiliki karakter berbeda, ada yang lebih ringan, ada yang lebih awet, dan ada yang lebih sensitif terhadap panas serta kebiasaan pengisian daya.

Untuk itu, simak jenis-jenis baterai berikut ini agar Anda bisa memilih mana yang paling sesuai dengan perangkat Anda.

Cara Cek Jenis Baterai Laptop

Masih banyak pengguna laptop yang belum mengetahui baterai apa yang dipakai pada perangkatnya. Padahal, informasi tersebut sangat penting dan cukup mudah ditemukan tanpa harus membongkar laptop.

Berikut beberapa cara mengetahui jenis baterai laptop yang bisa Anda coba:

1. Melihat Label pada Baterai atau Bagian Bawah Laptop

Jika laptop Anda masih menggunakan baterai yang bisa dilepas, langkah ini menjadi cara yang paling cepat. Lepaskan baterai terlebih dahulu, kemudian perhatikan stiker informasi di bagian belakangnya. Informasi tersebut biasanya tertulis:

  • Battery Type.
  • Li-Ion.
  • Li-Polymer (Li-Po).

Adapun pada laptop modern yang baterainya tertanam, informasi sering dicantumkan di bagian bawah casing laptop atau di dekat ventilasi udara.

2. Mengecek Melalui Command Prompt (Windows)

Windows sebenarnya menyediakan laporan kesehatan baterai yang cukup lengkap. Berikut langkah-langkahnya:

  • Klik tombol Start.
  • Ketik cmd.
  • Jalankan Command Prompt sebagai administrator.
  • Ketik “powercfg /batteryreport”.
  • Tekan Enter.

File laporan akan tersimpan di folder user Anda. Lalu, buka file tersebut melalui browser. Di dalamnya terdapat informasi chemistry baterai, biasanya tertulis LION (Lithium Ion) atau LIPO (Lithium Polymer).

3. Melihat Spesifikasi Resmi di Website Produsen

Jika tidak ingin repot, cek tipe laptopnya saja. Cari model laptop Anda di situs resmi produsen, lalu buka bagian spesifikasi teknis. Biasanya informasi baterai ditulis seperti:

  • 3-cell Li-Ion battery.
  • 4-cell Li-Polymer battery.

Cara yang ketiga ini sering dipakai oleh para teknisi karena lebih praktis dan akurat.

4. Menggunakan Software Monitoring Hardware

Anda juga bisa memakai aplikasi seperti HWInfo atau BatteryInfoView. Setelah diinstal, program akan langsung menampilkan detail baterai, termasuk jenis kimianya.

Selain tipe baterai, Anda juga bisa melihat beberapa informasi, seperti kapasitas asli, kapasitas saat ini, dan tingkat keausan (wear level). Informasi ini membantu Anda mengetahui apakah baterai masih sehat atau sudah waktunya diganti.

Jika dari hasil monitoring terlihat baterai sudah aus atau kapasitasnya menurun drastis, tentu penggunaan laptop menjadi kurang nyaman dan produktivitas Anda bisa terganggu.

Daripada mengeluarkan biaya tambahan untuk penggantian komponen, Anda dapat melakukan sewa laptop atau PC di Asani. Unit yang tersedia sudah melalui pengecekan dan perawatan rutin sehingga siap pakai tanpa perlu khawatir soal performa dan daya tahan. Cek katalognya sekarang dan dapatkan perangkat yang sesuai dengan kebutuhan Anda!

Cek Katalog

Jenis-Jenis Baterai Laptop

Setiap jenis baterai memiliki karakteristik yang berbeda. Perbedaan ini memengaruhi daya tahan, berat, kecepatan pengisian, hingga umur pakai baterai. Berikut jenis-jenis baterai laptop yang perlu Anda pahami.

1. Nickel Cadmium (NiCd)

Nickel Cadmium atau NiCd merupakan jenis baterai yang digunakan pada laptop generasi lama. Baterai ini dikenal cukup kuat dan tahan terhadap suhu ekstrem.

Namun, NiCd memiliki kekurangan berupa efek memori. Efek ini membuat kapasitas baterai menurun jika sering diisi ulang sebelum benar-benar habis. Selain itu, kandungan kadmium di dalamnya juga kurang ramah lingkungan.

Saat ini, penggunaan NiCd pada laptop sudah hampir tidak ditemukan lagi karena tergantikan oleh teknologi yang lebih modern.

2. Nickel Metal Hydride (NiMH)

Setelah NiCd, muncul baterai Nickel Metal Hydride atau NiMH. Jenis ini memiliki kapasitas lebih besar dan lebih ramah lingkungan dibandingkan NiCd.

Meskipun begitu, NiMH juga memiliki efek memori meski tidak separah NiCd. Selain itu, baterai ini cenderung lebih cepat panas dan memiliki masa pakai yang terbatas jika dibandingkan dengan baterai lithium.

Laptop keluaran lama di awal tahun 2000-an masih ada yang menggunakan jenis ini, tetapi kini sudah jarang digunakan.

Baca juga: Simak! Ini Cara Cek Kesehatan Baterai Laptop Windows & Mac

3. Lithium-ion (Li-ion)

Lithium-ion atau Li-ion adalah jenis baterai yang paling umum digunakan pada laptop modern. Baterai ini memiliki banyak keunggulan, seperti bobot yang lebih ringan, kapasitas besar, dan tidak memiliki efek memori.

Anda tidak perlu menunggu baterai benar-benar habis untuk mengisi ulang. Justru, menjaga daya tetap berada di kisaran 20%–80% bisa membantu memperpanjang usia pakainya.

Selain itu, Li-ion memiliki tingkat self-discharge yang rendah sehingga daya tidak cepat berkurang saat tidak digunakan. Inilah alasan mengapa hampir semua laptop saat ini menggunakan baterai jenis ini.

4. Lithium Polymer (Li-Po)

Lithium Polymer atau Li-Po merupakan pengembangan dari baterai lithium-ion. Perbedaannya terletak pada bentuk dan material elektrolit yang digunakan.

Li-Po lebih fleksibel dalam desain karena bisa dibuat lebih tipis dan ringan, sehingga banyak laptop ultra-tipis dan perangkat premium menggunakan baterai jenis ini.

Selain desain yang lebih ramping, Li-Po juga dianggap lebih aman karena risiko kebocoran lebih kecil. Akan tetapi, dari segi harga, biasanya lebih mahal dibandingkan Li-ion.

Nah, jika Anda membutuhkan laptop dengan perawatan yang terjamin untuk kebutuhan kerja, Anda bisa memanfaatkan layanan sewa perangkat dari Asani. Temukan perangkat incaran Anda sekarang dan minta penawaran untuk mendapatkan harga terbaik!

Minta Penawaran

5. Smart Battery

Smart battery sebenarnya bukan jenis kimia baru, melainkan baterai yang dilengkapi dengan chip pengontrol. Chip ini berfungsi untuk mengatur pengisian daya, memantau suhu, dan memberikan informasi kondisi baterai ke sistem.

Sebagian besar baterai Li-ion dan Li-Po modern sudah menggunakan teknologi smart battery. Dengan adanya sistem ini, laptop bisa memberikan notifikasi jika terjadi overheat atau penurunan kapasitas. Teknologi ini dapat membantu menjaga keamanan sekaligus memperpanjang usia pakai baterai.

6. Removable vs Non-Removable Battery

Selain berdasarkan jenis kimia, baterai laptop juga dibedakan dari segi desainnya, yaitu removable dan non-removable.

Removable battery dapat dilepas dengan mudah tanpa membongkar casing. Jenis ini memudahkan Anda untuk mengganti baterai sendiri saat sudah rusak.

Sementara itu, non-removable battery menyatu dengan bodi laptop dan memerlukan pembongkaran untuk menggantinya. Laptop keluaran terbaru umumnya menggunakan desain ini karena membuat perangkat lebih tipis dan ringkas.

Itulah pembahasan mengenai jenis-jenis baterai laptop. Dengan memahami tipe baterai yang dipakai, Anda dapat menyesuaikan pola penggunaan sekaligus mencegah kerusakan lebih cepat.

Namun dalam beberapa kondisi, perawatan atau penggantian komponen bisa memakan waktu dan biaya yang tidak sedikit. Jika Anda membutuhkan perangkat yang langsung siap pakai tanpa ribet mengurus perawatan, layanan sewa laptop dan PC dari Asani dapat menjadi pilihan praktis!

Asani menyediakan berbagai perangkat IT yang sudah melalui pengecekan berkala, sehingga Anda dapat fokus pada pekerjaan tanpa khawatir performa atau daya tahan perangkat.

Terlebih, dengan sewa perangkat di Asani, Anda juga akan mendapat layanan IT Support selama masa sewa, asuransi perangkat, dan akses gratis ke dashboard management MyAsani.

Jadi, langsung saja cek katalog sewanya dan segera minta penawaran melalui WhatsApp atau email cs@asani.co.id sekarang untuk mendapatkan promo terbaik dari Asani!

Baca juga: Cara Kalibrasi Baterai Laptop & Tips Agar Awet

Share

Post comment

Product Enquiry