laptop gagal booting
150

Pernahkah Anda mengalami laptop gagal booting? Jika iya, tak usah panik dulu. Sebab, artikel ini akan menjelaskan cara untuk mengatasinya.

Gagal booting memang merupakan hal yang membuat kesal, apalagi jika hendak menggunakan laptop secepatnya. Alhasil, pekerjaan pun dapat terganggu.

Untuk mengatasi laptop gagal booting, sebenarnya banyak cara yang bisa dilakukan, salah satunya adalah dengan cek RAM laptop.

Untuk lebih jelasnya, langsung saja simak artikel mengenai cara mengatasi laptop gagal booting beserta penyebabnya berikut ini!

Penyebab Laptop Gagal Booting

Sebelum membahas mengenai cara mengatasi laptop gagal booting, ada baiknya untuk mengetahui penyebabnya terlebih dahulu agar masalah ini tak terulang di masa depan.

Kenapa laptop gagal booting? Penyebab laptop gagal booting bisa bermacam-macam, di antaranya yaitu:

1. Masalah pada RAM

RAM atau Random Access Memory merupakan komponen hardware yang berfungsi mengolah dan menyimpan data sementara untuk prosesor laptop.

Apabila RAM bermasalah, seperti misalnya kotor, maka prosesor pun akan terkena dampaknya. Apabila hal ini terjadi, laptop gagal booting pun tak dapat dihindari lagi.

2. Error pada BIOS

Basic Input Output System (BIOS) merupakan sistem firmware yang berfungsi untuk melakukan pengaturan para proses output dan input data.

BIOS juga melakukan Power On Self Test (POST) yang diperlukan untuk memberi sinyal pada sistem bahwa OS dapat dimuat.

Apabila BIOS bermasalah, maka laptop pun tidak bisa melakukan POST, yang akhirnya menyebabkan gagal booting.

3. Adanya Malware pada Sistem Operasi

Adanya malware, seperti virus atau ransomware, pada laptop dapat menyebabkan sistem operasi mengalami corrupt. Alhasil, file dalam sistem operasi pun sulit terbaca dan terjadilah laptop gagal booting.

Malware dapat muncul dari berbagai sumber, seperti file yang diunduh dari internet, situs web berbahaya, torrent, bahkan router Wi-Fi.  

Oleh karena itu, pastikan untuk selalu mengunduh file, mengakses situs, dan menyambung ke jaringan Wi-Fi yang terpercaya.

4. Hard Disk Rusak

Hard disk yang rusak dapat menyebabkan komponen tersebut tidak dapat terbaca sama sekali. Alhasil, laptop pun tidak bisa masuk ke sistem operasi.

Jika ini terjadi, hasilnya adalah laptop gagal booting. Biasanya di layar laptop, akan muncul tulisan Disk Boot Failure yang menandakan hard disk gagal terbaca dan tidak bisa booting.

5. Gagal Update OS

Saat Anda hendak melakukan update OS Windows, pastikan bahwa laptop sedang dalam keadaan normal, sehingga gangguan seperti mati mendadak tidak akan terjadi.

Sebab jika terdapat gangguan, maka proses update bisa gagal. Apabila hal tersebut terjadi, laptop Anda bisa mengalami gagal booting.  

Baca juga: 9 Cara Cek Processor Laptop di Semua Jenis Windows, Mudah!  

Cara Mengatasi Laptop Gagal Booting

Laptop gagal booting saat sedang dibutuhkan tentunya dapat menghambat pekerjaan. Lantas, jika terjadi gagal booting apa yang harus dilakukan?  

Nah, sebaiknya Anda jangan panik dulu, coba ikuti beberapa cara berikut untuk mengatasi laptop gagal booting.

1. Memeriksa RAM Laptop

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, salah satu penyebab laptop gagal booting layar hitam adalah kotornya RAM.

Oleh karena itu, Anda bisa coba memeriksa RAM di bagian belakang laptop dengan cara membongkarnya.

Kemudian, lepaskan RAM dari body laptop dan bersihkan bagian berwarna kuning. Setelah bersih, coba pasang kembali dan nyalakan laptop Anda.

2. Ganti Hard Disk

Apabila masalah bukan terletak pada RAM, bisa jadi hard disk Anda yang rusak. Jika hard disk rusak, maka tak ada cara lain selain menggantinya.

Namun, sebelum mengganti hard disk, pastikan Anda telah mencadangkan data penting yang ada dalam laptop agar tidak hilang.

3. Menggunakan Fitur Safe Mode

Jika laptop gagal booting, Anda bisa memanfaatkan fitur safe mode untuk masuk ke sistem Windows versi basic.

Untuk menggunakan fitur safe mode, Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini:

  • Hidupkan laptop Anda
  • Jika sudah masuk ke BIOS screen, tekan tombol F8 pada keyboard berulang kali
  • Akan muncul Startup Settings pada layar, pilih Safe Mode
  • Tunggu sebentar sampai sistem masuk ke Windows basic
  • Jika sudah, tekan tombol kombinasi Windows + R dan ketik CMD pada kolom search. Klik enter
  • Akan terbuka tab Command Prompt. Masukkan perintah %systemroot%system32restorerstrui.exe dan tekan enter
  • Tunggu sebentar sampai muncul Windows System Restore. Kemudian, klik Restore My Computer to an Earlier Time. Klik Next
  • Akan muncul kalender untuk memeriksa kondisi saat sistem sedang dalam kondisi normal

4. Scan Malware

Langkah pertama sebagai cara mengatasi laptop gagal booting karena masalah malware adalah dengan masuk ke safe mode seperti sebelumnya.

Untuk itu, cobalah masuk ke sistem safe mode menggunakan cara di atas, kemudian lakukan scanning virus & malware dengan Windows Defender atau aplikasi Antivirus lain.

Agar lebih jelas, simak langkah-langkahnya berikut ini.

  • Saat sistem sudah masuk ke Windows basic, buka Windows Security
  • Jika tab Windows Security telah terbuka, pilih Virus & Thread protection dan klik Scan options
  • Pilih metode Full scan dan klik Scan now
  • Jika selesai, hapus virus yang muncul dari hasil proses scanning

Baca juga: Hati-hati! Cara Mengetahui File yang Mungkin Mengandung Virus

5. Mengatur Boot Priority

Kesalahan pengaturan pada Boot Priority juga dapat menjadi penyebab laptop gagal booting. Oleh karena itu, Anda bisa ikuti langkah berikut ini untuk mengatasinya:

  • Nyalakan laptop dan masuk ke BIOS dengan menekan tombol F1/F2/DEL/F12 (bergantung pada tiap perangkat yang digunakan) secara berulang
  • Kemudian, masuk ke pengaturan Boot
  • Ubah pengaturan Boot Priority dengan urutan paling atas menjadi sistem operasi

6. Menggunakan Fitur System Restore

Fitur System Restore pada Windows dapat mengembalikan atau memulihkan sistem ke pengaturan sebelumnya tanpa menghapus data.  

Nah, fitur ini juga bisa digunakan sebagai cara mengatasi laptop gagal booting. Berikut langkah-langkahnya:

  • Hidupkan laptop dan tekan tombol F8 berulang kali jika telah masuk ke BIOS screen
  • Pilih opsi Boot yang tampil di layar
  • Pilih Repair Your Computer dan klik menu System Restore
  • Ikuti instruksi yang tertera sampai selesai

7. Install Ulang Windows

Jika cara mengatasi laptop gagal booting di atas tidak berhasil, maka langkah terakhir yang dapat Anda coba adalah melakukan install ulang Windows.

Untuk meng-install ulang Windows, Anda harus menggunakan fitur Safe Mode dengan cara seperti yang telah dijelaskan sebelumnya.

Selanjutnya, Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini:

  • Jika sudah masuk ke menu Safe Mode, masuk ke Recovery Mode
  • Pilih menu Troubleshoot pada bagian Choose an option
  • Kemudian, pilih Reset This PC dan ikuti petunjuknya sampai selesai

Namun, sebelum melakukan install ulang Windows, pastikan Anda telah mencadangkan data penting pada laptop, ya. Sebab, proses ini bisa jadi akan menghapus semua data di laptop.

Percayakan Urusan Sewa Laptop Perusahaan Anda ke Asani!

Nah, itu dia ulasan lengkap mengenai penyebab serta cara mengatasi laptop gagal booting Windows 10, 11, 8, dan 7.

Jika masalah terus berlanjut meskipun telah mengikuti cara di atas, segera bawa laptop Anda ke teknisi profesional.

Opsi lainnya, Anda mungkin bisa mengganti laptop tersebut. Sebab, harga service laptop gagal booting bisa mencapai hingga Rp500 ribu.

Nah, jika berpikir untuk menggantinya, perusahaan Anda dapat menyewa laptop atau komputer melalui Asani.

Asani merupakan partner terbaik Anda dalam hal sewa-menyewa laptop dan komputer berkualitas untuk perusahaan. Apalagi, menyewa laptop di Asani sudah include dengan jasa servis teknisi berpengalaman.

Segera hubungi official WhatsApp Asani dan ajukan penawaran sewa laptop dan komputer untuk perusahaan Anda sekarang juga!

Baca juga: Ini Dia 6 Cara Mengembalikan File yang Terhapus di Laptop

Post comment

Product Enquiry