refurbished adalah
790

Refurbished adalah produk yang telah dikembalikan ke produsen karena berbagai alasan, seperti tidak sesuai standar yang ditentukan, cacat produksi, pengembalian pelanggan, atau model lama. Produk-produk ini kemudian diperbaiki, diperbarui, dan dikemas ulang untuk dijual kembali.

Meskipun sering disalah artikan sebagai barang bekas, produk refurbished sebenarnya berbeda. Barang bekas umumnya tidak melalui proses perbaikan dan pengemasan ulang yang ketat seperti produk refurbished. Proses perbaikan ini pun dilakukan dengan tujuan untuk dijual kembali sekaligus mengurangi limbah elektronik

Ingin tahu lebih lanjut tentang refurbished dan tips memilihnya? Simak artikel berikut!

Apa itu Refurbished

Arti refurbished adalah produk yang kembali ke pabrik produsen karena tidak memenuhi standar kualitas. Istilah ini umumnya digunakan dalam konteks gadget, barang elektronik, dan perangkat lainnya. 

Ketika dikembalikan, produsen kemudian memeriksa ulang barang tersebut untuk memastikan kelayakan penggunaannya. Pemeriksaan ini dilakukan melalui proses reparasi dan penggantian komponen yang rusak sebelum dijual kembali dengan harga lebih terjangkau. 

Meskipun mungkin berbeda dari produk baru, akan tetapi barang refurbished tetap dapat dilengkapi dengan garansi. Secara fisik, produk refurbished akan tampak seperti baru karena telah melalui perbaikan oleh produsen, berbeda dengan barang bekas yang mungkin memiliki cacat, seperti goresan atau pudar.

Perbedaan Refurbished dan Rekondisi

Banyak orang masih bingung membedakan antara barang elektronik refurbished dan rekondisi. Meskipun sering disamakan, keduanya memiliki perbedaan yang penting untuk dipahami. Adapun beberapa perbedaan utama antara rekondisi dan refurbished adalah:

Refurbished:

  • Diperbaiki dan dimodifikasi oleh pabrik atau pemegang brand resmi.
  • Memiliki garansi resmi minimal satu tahun.
  • Menggunakan komponen resmi dari pabrik.
  • Kemasan lebih rapi.
  • Harganya lebih terjangkau dibanding barang baru dan barang rekondisi.

Rekondisi:

  • Diperbaiki oleh pihak eksternal.
  • Garansi lebih singkat.
  • Menggunakan komponen bekas dari ponsel atau barang elektronik lainnya.
  • Kualitas suara dan komponen kurang optimal, terutama pada perangkat, seperti HP.
  • Harganya lebih murah karena menggunakan komponen bekas.

Baca juga: Tips Menjual Laptop Bekas Kantor 

Perbedaan Refurbished Pabrik dan Distributor

Perbedaan antara barang refurbished dari pabrik dan distributor terletak pada sumber perbaikannya. Produk refurbished dari pabrik adalah hasil perbaikan langsung oleh brand yang bersangkutan sehingga tetap dilengkapi dengan garansi resmi. 

Sementara produk refurbished dari distributor adalah hasil perbaikan dari pihak ketiga sehingga garansinya bukan garansi resmi melainkan dari distributor itu sendiri.

Tips Memilih atau Menyewa Barang Refurbished

Dalam proses memilih barang refurbished, terdapat beberapa tips yang dapat membantu Anda dalam mendapatkan produk berkualitas dengan harga lebih terjangkau. Adapun beberapa tips yang bisa Anda coba untuk membeli barang kondisi refurbished adalah sebagai berikut.

1. Cari Informasi Secara Detail 

Tips pertama memilih barang refurbished adalah mencari informasi secara detail. Pastikan untuk mencari informasi yang detail sebelum membeli gadget atau perangkat elektronik refurbished. Penting untuk memastikan bahwa Anda tidak keliru mengenali apakah produk tersebut adalah refurbished atau rekondisi.

2. Kenali Barang Refurbished dengan Baik

Tips selanjutnya membeli barang refurbished adalah memahami dengan jelas apa yang dimaksud dengan refurbished. Pastikan bahwa perakitan dilakukan langsung oleh pabrik pengembang resmi untuk memastikan kualitasnya sesuai standar dan tidak sembarangan.

3. Cek Aksesori Barang Refurbished

Sebelum membeli gadget refurbished, penting untuk memeriksa aksesorinya dengan teliti. Karena produk ini diperbaiki dan dirakit oleh pengembangnya sendiri, seharusnya aksesori yang digunakan adalah komponen asli serta berkualitas.

4. Beli di Toko Terpercaya

Tips terakhir memilih produk refurbished adalah dengan membelinya di toko terpercaya. Hal ini dilakukan untuk menghindari kerugian. Karena popularitas barang refurbished semakin meningkat, penjual online pun banyak yang menawarkannya. 

Agar terhindar dari potensi penipuan, pilihlah opsi COD (cash on delivery) untuk memastikan kualitas produk sebelum pembayaran. Pastikan juga membeli barang yang di beli dari toko yang terpercaya dan menawarkan garansi resmi.

Baca juga: Klasifikasi Produk: Pengertian, Tujuan, dan Jenisnya

Manfaat Menggunakan atau Menyewa Barang Refurbished

Tahukah Anda bahwa ada banyak keuntungan yang bisa didapatkan dengan membeli barang refurbished? Meskipun masih banyak yang meragukan kualitasnya, tapi barang refurbished ternyata memiliki banyak manfaat. Berikut adalah beberapa manfaat utama dari penggunaan barang refurbished.

1. Kualitasnya Terjamin

Sering kali, banyak orang enggan membeli produk refurbished karena khawatir barang tersebut mungkin cacat atau rentan rusak. Namun, perlu diketahui bahwa produk refurbished yang berasal dari pemasok terpercaya telah melewati pengecekan menyeluruh sebelum dijual.

2. Hemat Biaya Operasional

Manfaat menggunakan barang refurbished selanjutnya adalah untuk perusahaan. Semua perusahaan, besar atau kecil, pasti memiliki anggaran untuk peralatan IT. Menghemat biaya adalah prioritas utama untuk menjaga profitabilitas perusahaan, baik saat membeli peralatan untuk satu karyawan atau lebih. 

Di sinilah peran peralatan refurbished. Anda bisa membeli barang refurbished, seperti laptop, desktop, monitor, keyboard, server, hard drive, dan lain-lain dengan harga yang lebih murah dibandingkan barang baru. Hal ini tentunya membantu Anda untuk memenuhi kebutuhan perangkat keras perusahaan tanpa harus mengeluarkan biaya yang besar.

3. Akses Suku Cadang Lebih Mudah

Salah satu keuntungan membeli peralatan elektronik refurbished adalah kemudahan dalam mendapatkan suku cadang. Hal ini karena peralatan refurbished sudah banyak beredar dan telah digunakan dalam waktu yang lama. Dengan demikian, Anda tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan suku cadang pengganti.

4. Garansi Lebih Lama

Salah satu faktor penting saat membeli barang adalah garansi. Garansi membuat Anda tenang karena penjual atau produsen akan bertanggung jawab jika terjadi kerusakan. Peralatan elektronik baru umumnya memiliki garansi 90 hari hingga 1 tahun. Namun, bagaimana dengan peralatan refurbished yang dibeli dari pihak ketiga?

Menariknya, saat membeli peralatan refurbished, Anda bisa mendapatkan garansi yang sama atau bahkan lebih lama. Banyak dari pihak ketiga tersebut yang menawarkan garansi gratis 30 hari atau opsi perpanjangan garansi 1 tahun dengan biaya tambahan.

5. Irit Jejak Carbon

Memilih peralatan refurbished dari penjual resmi, bukan hanya menghemat biaya, tapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan. Adapun beberapa manfaat bagi lingkungan dalam memilih barang refurbished adalah sebagai berikut:

  • Mengurangi penambangan sumber daya alam, seperti tembaga, perak, emas, dan nikel.
  • Mengurangi polusi udara dengan menekan permintaan manufaktur.
  • Mengurangi emisi karbon dari transportasi.
  • Mengurangi sampah dengan mencegah barang bekas dibuang ke tempat pembuangan akhir.

Perlindungan Hukum Bagi Konsumen yang Membeli Barang Refurbished

Perlindungan hukum bagi konsumen yang membeli barang refurbished di Indonesia diatur oleh Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UUPK) dan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika No. 23 Tahun 2016. 

Menurut Pasal 7 UUPK, para pelaku usaha wajib memberikan informasi yang jelas, benar, dan jujur kepada konsumen mengenai kondisi barang yang dijual. Pelaku usaha bisa memberikan informasi pada kemasan atau secara langsung kepada konsumen mengenai kondisi barang yang dijual. 

Selain itu, mereka juga harus menjamin kualitas barang sesuai standar yang berlaku untuk melindungi hak-hak konsumen dan juga sebagai bukti itikad baik. Hal ini diatur dalam Pasal 1338 ayat (3) KUH Perdata.

Sementara itu, Pasal 19 UUPK mengatur tanggung jawab pelaku usaha dalam mengganti kerugian konsumen dengan pengembalian uang atau barang sejenis yang setara jika terjadi masalah, termasuk memberikan perawatan atau perbaikan terhadap barang cacat dalam jangka waktu yang telah disepakati bersama.

Berkenaan dengan hal tersebut, Asani juga melakukan berbagai tahapan pengecekan sebelum laptop refurbished sampai ke pengguna. Saat menerima pesanan, tim Asani dengan cepat mengambil laptop sesuai permintaan klien. Sebelum pengiriman, dilakukan 2 kali Quality Check (QC) untuk memastikan kualitas barang prima dan siap digunakan.

Semua komponen laptop, seperti body, keyboard, dan layar diperiksa dengan teliti. Jika lolos dari QC pertama, tim Asani akan melanjutkan dengan pemasangan aplikasi sesuai permintaan klien. 

Setelah semua aplikasi terinstal, tim Asani melakukan QC yang kedua. Barulah setelah lolos dari QC kedua, laptop siap untuk dikirimkan kepada pengguna oleh tim kurir Asani. Tenang saja, semua biaya pengiriman ditanggung oleh Asani tanpa tambahan biaya apa pun.

Tidak hanya menyewakan laptop, Asani juga menyediakan perangkat kantor, komputer, dan peralatan rapat. Lalu, jika barang yang butuhkan tidak ada di dalam katalog Asani, Anda juga dapat melakukan permintaan khusus.

Selain itu, Anda juga dapat mengelola aset perusahaan secara praktis dengan aplikasi MyAsani. Tak hanya itu, bagi yang memiliki permasalahan dalam pengadaan perangkat IT di perusahaan, Asani siap membantu melalui layanan konsultasi gratis.

Tunggu apa lagi? Segara hubungi Asani sekarang juga melalui WhatsApp atau email ke cs@asani.co.id untuk mendapatkan penawaran terbaik.

Baca juga: Tipe Barang dan Jenis Purchasing

Share

Post comment

Product Enquiry