ssd tidak terbaca di bios
350

Mungkin Anda pernah mengalami SSD tidak terbaca di BIOS setelah memasangnya pada laptop atau komputer.

Nah, salah satu penyebabnya adalah adanya kerusakan pada hardware, sehingga SSD tak dapat dibaca oleh perangkat.

Untuk itu, Anda perlu sesekali meng-upgrade laptop atau PC agar kinerja SSD kembali terbaca.

Namun, di sisi lain, ada pula beberapa penyebab yang perlu Anda ketahui. Yuk, langsung saja simak penjelasan kenapa SSD tidak terbaca di BIOS dan cara mengatasinya berikut ini!

Penyebab SSD Tidak Terbaca di Bios

Solid State Drive (SSD) merupakan media penyimpanan untuk mengakses dan menyimpan data utama pada perangkat, menggunakan memori non-volatile.  

Berbeda dengan Hard Disk Drive (HDD), Solid State Drive (SDD) mempunyai performa yang jauh lebih bagus. Meskipun begitu, ada juga permasalahan yang bisa muncul pada SSD.

Salah satu masalah yang banyak dipertanyakan adalah, kenapa SSD tidak terbaca di BIOS, sehingga tak muncul pada file explorer atau disk manager.

Umumnya, fungsi Basic Input Output System (BIOS) pada SSD akan mengontrol perangkat keras pada komputer atau laptop untuk mengidentifikasi sistemnya.

Maka dari itu, tentu akan menjadi masalah jika SSD tidak terbaca di BIOS, karena Anda tak bisa menggunakannya pada perangkat.  

Oleh karena itu, untuk mengetahui apa saja penyebab SSD tidak terbaca di BIOS, berikut telah kami rangkum informasinya untuk Anda. Yuk, simak! 

1.   Tidak Memperbarui Driver  

Salah satu penyebab SSD tidak terbaca di BIOS adalah karena belum memperbarui driver yang terinstal pada perangkat Anda.

Yup, hal ini berlaku pada driver di SSD ataupun pada motherboard. Oleh karena itu, jangan lupa untuk selalu cek kapan perangkat Anda harus diupdate, ya!

Baca juga: Catat! Ini Cara Cek Driver di Windows 7, 10, dan 11!

2. Ada Gangguan pada Kabel Data

Selanjutnya, penyebab SSD tidak terbaca di BIOS ada kemungkinan terdapat gangguan pada kabel data, bisa saja memang sudah rusak atau putus.

Apabila memang terdeteksi ada gangguan pada kabel, itulah yang menjadi penyebab SSD tidak terdeteksi di BIOS perangkat.

3. Tidak Memasang SSD dengan Benar

Berikutnya, penyebab SSD tidak terbaca di BIOS juga bisa berasal dari penggunanya.

Yup, saat Anda tidak memasang SSD secara tepat, atau driver belum terpasang di dalam BIOS, hal tersebut yang membuat perangkat tak dapat mendeteksinya.

Baca juga: 6 Penyebab Baterai Laptop Bocor, Begini Cara Mengatasinya!

4. Ada Kerusakan pada SSD

Terakhir, penyebab SSD tidak terbaca di BIOS yang satu ini memang berasal dari kerusakan pada produknya.

Hal tersebut dapat terjadi jika ada kesalahan dari pabrik awalnya, seperti terdapat kekurangan pada komponen di dalamnya, atau sudah terdeteksi memiliki cacat bawaan.

Oleh karena itu, jika SSD yang tidak terbaca karena kesalahan user-nya masih bisa diperbaiki, namun apabila kerusakan dari dalam produknya, kemungkinan harus diganti dengan yang baru.

Cara Mengatasi SSD Tidak Terbaca di Bios

Setelah mengetahui penyebabnya, Anda bisa mencoba beberapa cara mengatasi SSD tidak terbaca di BIOS, antara lain yaitu:

1. Memperbaiki Hardware  

Pertama, cara mengatasi SSD tidak terbaca di BIOS adalah dengan memeriksa apakah ada kerusakan pada hardware.

Caranya, pastikan Anda sudah memasukkan kabel SSD dengan benar, kemudian periksa koneksinya apakah sudah terhubung ke dalam perangkat.

Namun, apabila saat Anda telah melakukannya namun perangkat tetap tidak mengenali SSD, mungkin ada kerusakan pada hardware.

Selain itu, Anda bisa mencoba untuk memperbaikinya menggunakan Command Prompt SMART (CMS) perangkat keras.

Command prompt SMART adalah perangkat yang sudah terpasang pada Windows 10 atau 11, untuk memonitor parameter SSD Anda.  

Berikut cara memeriksa SSD melalui command prompt SMART.

  • Tekan Windows+S pada perangkat dalam waktu bersamaan.
  • Ketik “command prompt“.
  • Klik kanan pada jendela command prompt.
  • Klik tombol Run as administrator.
  • Ketik “wmic diskdrive” pada kolom pencarian, kemudian status di command prompt akan muncul.
  • Kemudian, ulangi langkah command prompt sama seperti tahap sebelumnya.
  • Ketik: “CHKDSK [volume [[path] filename]] [/F] [/V] [/R] [/X] [/C] [: size]]“, kemudian tekan enter.
  • Klik menu Windows+E secara bersamaan.
  • Masuk ke monitor SSD Anda dan klik kanan, caranya klik menu Properties > Tools > Check.
  • Setelah semua step selesai, restart ulang PC atau laptop Anda.

Baca juga: Ini Spesifikasi Hardware Windows 10 

2. Upgrade Ulang Driver SSD

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, salah satu penyebab SSD tidak terbaca di BIOS adalah karena belum memperbarui driver.

Oleh karena itu, cara mengatasinya Anda perlu melakukan upgrade ulang driver pada perangkat dengan mengikuti tahapan berikut, di antaranya:

  • Pilih menu “Windows atau “Start” pada perangkat, ketik “device manager” pada kolom pencarian, lalu tekan enter.
  • Setelah masuk ke halaman device manager, periksa apakah hard drive kamu sudah diperbarui.
  • Jika belum, klik kanan menu hard drive, lalu pilih perbarui driver.
  • Kemudian pilih menu “Search automatically for updated driver software“.

Dengan cara di atas, driver pada perangkat Anda akan otomatis diperbarui.  

Namun, apabila sudah mencoba cara tersebut tapi tidak berhasil, Anda dapat mencopot pemasangan driver.

Caranya, klik kanan pada menu “Hard Drive”, lalu pilih Uninstal untuk mencopot pemasangannya. Kemudian, restart ulang perangkat.

Baca juga: Perbedaan HDD dan SSD, Mana Penyimpanan yang Tepat?

3. Memperbaiki Management Disk

Jika Anda telah mencoba beberapa cara di atas namun tetap saja SSD tidak terdeteksi di BIOS, mungkin perlu melakukan sejumlah tips untuk menginisialisasinya.  

Yup, karena salah satu SSD terdeteksi di BIOS adalah karena tidak diinisialisasi, sehingga tak akan muncul pada menu File Explorer atau Disk Manager.  Berikut adalah sejumlah cara menginisiasi disk manager.

  • Ketik “disk manager” pada kolom pencarian Windows.
  • Jika sudah muncul, klik kanan hasil pencarian, kemudian pilih Run as administrator.
  • Klik kanan SSD yang terlihat tidak terdeteksi, kemudian pilih menu “Initialize Disk.
  • Di dalam daftar initialize disk, pilih SSD mana yang ingin Anda inisialisasi.
  • Setelah memilihnya, klik OKuntuk memulai proses inisialisasi.
  • Setelah selesai, kembali ke menu “disk manager“.
  • Kemudian, klik kanan “Volume”, dan pilih menu New Simple Volume“.
  • Lalu ikuti semua petunjuk di layar untuk buat menetapkan volume SSD.
  • Terakhir, restart ulang perangkat Anda untuk mendapatkan perubahan yang sempurna.

Baca juga: 9 Cara Mengatasi Malware pada Laptop yang Bisa Dicoba

4. Periksa Kondisi BIOS

Selain melakukan beberapa cara sebelumnya, Anda juga perlu memastikan apakah kondisi BIOS di perangkat telah berhasil mendeteksi SSD.

Untuk melihat kondisinya, Anda dapat memilih tombol fungsi (F1-12) saat komputer melakukan booting.

Namun perlu diperhatikan, tombol fungsi pada masing-masing perangkat tentu berbeda.

Saat Anda telah masuk ke menu BIOS, cari menu ‘Boot’, kemudian periksa apakah SSD perangkat sudah terdaftar atau belum.

Jika belum, mungkin masalah yang sedang dihadapi terdapat pada kerusakan hardware, atau Anda perlu mengkonfigurasi pengontrol SATA pada menu BIOS.

Caranya, Anda perlu restart ulang perangkat terlebih dahulu, kemudian masuk ke menu BIOS.

Apabila sudah, Anda perlu mengarahkan pada menu storage options-serial ATA-SATA Configuration, pilih IDE Compatibility Mode.

Kemudian, simpan perubahan yang telah dilakukan,   lalu restart kembali perangkat Anda.

Baca juga: Cara Masuk Bios Windows 10: Panduan Untuk Pemula

5. Perbaiki Memory Windows

Cara mengatasi SSD tidak terbaca di BIOS yang satu ini, Anda bisa menggunakan tools Windows Memory Diagnostic.

Dengan tools tersebut, Anda dapat melakukan perbaikan memori penyimpan pada Windows secara langsung, berikut tahapannya.

  • Ketik Windows Memory Diagnostic pada kolom pencarian perangkat.
  • Setelah hasil pencarian muncul, klik kanan, dan pilih Run as administrator.
  • Kemudian, pilih menu Restart Now and Check for Problems.

6. Mengganti Kabel Data yang Rusak

Terakhir, cara mengatasi SSD tidak terbaca di BIOS, Anda dapat mengganti kabel data yang sudah terdeteksi rusak atau putus.  

Namun, jika tidak bisa memasangnya sendiri, Anda dapat meminta bantuan ahli atau teknisi.

Baca juga: 4 Penyebab Kabel Fleksibel Laptop Rusak dan Cara Perbaikinya

Dapatkan Solusi Permasalahan Perangkat di Asani

Nah, sekarang Anda sudah mengetahui apa saja penyebab dan cara mengatasi SSD tidak terbaca di laptop atau PC.

Dengan demikian, apabila Anda mengalami permasalahan yang sama, bisa mencoba beberapa cara mengatasinya di atas.

Jika sudah mencoba berbagai cara tapi tidak berhasil, mungkin masalahnya ada pada perangkat yang Anda miliki.

Jika memang terdeteksi ada kerusakan, Anda tak perlu mengganti perangkat dengan membelinya yang baru karena akan memakan banyak biaya.

Untuk itu, serahkan solusinya pada Asani. Sekarang, Anda bisa menyewa perangkat dengan harga yang terjangkau, namun tetap berkualitas.

Asani merupakan perusahaan yang menawarkan jasa sewa laptop dengan harga terjangkau dan spesifikasi yang sesuai kebutuhan Anda.  

Selain itu, Asani juga menawarkan berbagai keuntungan, salah satunya menyediakan konsultasi kebutuhan sewa komputer, serta memiliki IT support yang sigap saat adanya masalah pada perangkat.

Well, tunggu apalagi? Yuk, selesaikan masalah IT kantor dengan minta penawaran melalui Asani sekarang juga!  

Baca juga: 5 Tips Memilih Spesifikasi Laptop Gaming yang Berkualitas

Post comment

Product Enquiry