umur laptop
InformasiDiposting: 3 Maret 2026 | Diperbarui: 3 Maret 2026
100

Membeli laptop termasuk investasi jika digunakan untuk bekerja atau berbisnis yang menghasilkan uang. Namun, perlu dipahami bahwa investasi ini mempunyai batas waktu. Sebagai pengguna, Anda harus mengetahui berapa rata-rata umur laptop yang saat ini dimiliki.

Ini bisa membantu Anda meningkatkan performa laptop dan produktivitas kerja Anda. Sayangnya, masih banyak pengguna yang belum memahami hal tersebut sehingga tidak menyadari bahwa laptop telah memasuki “usia pensiun”. 

Apabila dibiarkan, hal ini berisiko mengakibatkan kerusakan yang fatal dan merugikan bisnis Anda. Lalu, bagaimana cara mengetahui umur laptop? Tenang, Anda tidak sendiri! Artikel ini akan mengulas secara lebih lanjut. Jadi, jangan lewatkan pembahasannya.

Rata-Rata Umur Laptop

Secara umum, sebuah laptop memiliki usia rata-rata antara 3-5 tahun bergantung pada kualitas hardware maupun pola penggunaannya. 

Setelah periode tersebut, kemungkinan besar kerap kali muncul penurunan kinerja atau kerusakan perangkat. Berdasarkan jenisnya, berikut ini rata-rata umur laptop.

1. Laptop Gaming

Sesuai namanya, laptop ini digunakan untuk bermain game. Umumnya, cenderung mempunyai usia pakai yang lebih singkat daripada jenis laptop lainnya. Penggunaan yang lebih sering untuk menjalankan game dengan grafis tinggi menjadi alasannya.

Selain itu, laptop gaming membutuhkan komputasi yang besar. Secara keseluruhan, usia rata-rata laptop gaming adalah sekitar 2-4 tahun.

2. Laptop Konsumen

Jenis laptop ini memiliki rata-rata usia penggunaan berkisar 3-5 tahun. Perkiraan ini bisa dipengaruhi oleh beberapa hal, seperti perawatan yang dilakukan maupun intensitas pemakaian. 

Penggunaan secara intensif yang tidak diiringi dengan perawatan memadai dapat menyebabkan umur laptop jenis ini menjadi lebih pendek.

3. Ultrabook dan Laptop Premium

Ultrabook dan laptop premium termasuk perangkat IT yang mempunyai konstruksi serta komponen hardware lebih solid dibandingkan dua jenis sebelumnya. Jadi, rata-rata usia perangkatnya pun lebih panjang, yaitu antara 4-6 tahun.

Cara Mengetahui Umur Laptop

Bagi Anda yang belum memahami umur laptop berapa tahun? Jangan khawatir! Ada beberapa cara mengetahui umur laptop Anda, yaitu sebagai berikut.

1. Cek Serial Number

Biasanya, di bagian bawah laptop disertakan stiker yang menunjukkan serial number serta tipe dari produk laptop. Anda dapat mengecek serial number-nya di sana. Jika tidak ada, cobalah mencari tipe seri laptop dan serial number di situs web pihak manufaktur untuk menemukan tahun keluaran atau produksi laptop.

2. Periksa Dus dari Laptop atau PC

Cara mengetahui umur laptop juga bisa dilakukan dengan memeriksa dus dari laptop atau PC. Umumnya, pihak manufaktur menyertakan tanggal produksi milik mereka di bagian bawah atau belakang dus.

3. Cek BIOS Date

Usia firmware motherboard atau BIOS date menjadi salah satu aspek yang bisa Anda andalkan untuk mengetahui umur laptop maupun PC. Berikut ini langkah-langkah pemeriksaannya.

  • Buka “Start Menu” pada Windows.
  • Ketik “System Information” di kolom pencarian dan jalankan aplikasi.
  • Buka “System Summary”.
  • Lalu, cek BIOS Version/Date.
  • Tanggal yang tertera di sebelah versi BIOS merupakan periode motherboard diproduksi atau pertama kali diatur.

Tetapi, perlu diingat bahwa langkah ini hanya bisa dilakukan jika motherboard atau firmware dari motherboard tersebut jarang atau bahkan tidak pernah diperbarui sejak awal pembelian. Sebab, keterangan di BIOS Version/Date menunjukkan versi firmware terakhir.

Apabila ternyata usia laptop telah melewati masa emasnya dan mulai melambat, jangan biarkan produktivitas Anda juga ikut terhambat. Agar lebih hemat, pertimbangkan layanan sewa perangkat IT di Asani. Cek katalognya sekarang untuk menemukan produk sesuai kebutuhan.

Cek Katalog

Baca juga: Cara Cek Suhu Laptop Anti Ribet untuk Hindari Overheating

Faktor yang Memengaruhi Umur Laptop

Usia pemakaian laptop dapat dipengaruhi oleh beragam faktor. Adapun beberapa di antaranya adalah sebagai berikut,

  • Kualitas Komponen: Biasanya, laptop dengan komponen dan material premium, seperti RAM serta penyimpanan SSD besar atau prosesor terbaru lebih tahan lama atau berumur panjang daripada laptop berspesifikasi rendah.
  • Software dan Update Sistem: Laptop yang telah berusia lama terkadang tidak mampu menjalankan sistem operasi terbaru. Alhasil, membuatnya terasa lambat walaupun hardware masih bisa dipakai.
  • Pola Pemakaian: Laptop untuk rendering berat atau gaming setiap hari tidak lebih awet daripada laptop yang hanya digunakan browsing dan mengetik.
  • Lingkungan Penggunaan: Laptop yang keras dipakai di tempat berdebu, panas, atau di atas kasur cenderung lebih cepat mengalami kerusakan karena sirkulasi udaranya melambat.
  • Perawatan dan Service Rutin: Laptop lebih tahan lama jika dirawat dan diservis secara rutin, seperti menjaga laptop dari debu, membersihkan kipas pendingin, serta mengganti thermal paste.

Cara Memperpanjang Umur Laptop

Meskipun rata-rata usia laptop hanya bertahan sekitar 4 atau 5 tahun untuk performa maksimal, Anda masih bisa mengusahakan agar perangkat bertahan lama. Adapun cara memperpanjang umur laptop, di antaranya:

1. Membersihkan Laptop Secara Teratur

Paling tidak bersihkan laptop seminggu sekali dari kotoran. Terutama, di area ventilasi, keyboard, maupun komponen lainnya yang rentan terhadap penumpukan debu. Ini berguna untuk mencegah overheating.

2. Manajemen Baterai yang Baik

Hindari pemakaian laptop ketika baterai habis atau sedang diisi daya. Sebaiknya, tidak mengisi daya baterai hingga 100% karena akan memiliki cycle battery yang lebih pendek.

3. Optimalkan Software

Jangan lupa memastikan untuk update sistem operasi serta aplikasi dengan rutin dan hapus program yang dirasa tidak dibutuhkan lagi. Batasi pula jumlah program yang berjalan di latar belakang agar kinerja laptop meningkat.

4. Tidak Menyolokkan Perangkat Eksternal Secara Paksa ke Port Laptop

Pastikan untuk memasukkan dan mencabut perangkat eksternal (flashdisk, keyboard, atau lainnya) dengan perlahan dari port laptop. Tujuannya adalah agar port tidak rusak atau longgar. Saat port longgar atau rusak, perangkat eksternal akan sulit terbaca oleh laptop.

5. Upgrade Hardware

Saat laptop mulai terasa lemot atau lambat dalam memberikan respons, lebih baik lakukan upgrade hardware, seperti penggantian HDD ke SSD dan penambahan kapasitas RAM. Jika dirasa tidak cukup, mungkin ini saatnya bagi Anda untuk upgrade perangkat.

Anda dapat mengajukan layanan sewa laptop dan meminta penawaran ke Asani untuk memperoleh perangkat dengan spesifikasi tinggi.

Minta Penawaran

Baca juga: 6 Cara Mengatasi Layar Laptop Putih dan Tips Pencegahannya!

Kapan Waktu yang Tepat untuk Ganti Laptop?

Service atau mengganti laptop bisa menjadi alternatif yang ditempuh ketika perangkat Anda sudah tidak mampu mengimbangi kebutuhan produktivitas. Pertimbangkan untuk upgrade perangkat ketika sudah menunjukkan tanda-tanda berikut.

  • Performa laptop terus menurun dan kerap kali not responding.
  • Adanya model, spesifikasi, dan fitur yang lebih canggih.
  • Harga perbaikan yang terlalu mahal.
  • Sering kali overheating (laptop kerja cepat panas) meskipun hanya digunakan sebentar.
  • Terdapat kerusakan hardware, seperti engsel patah, layar bergaris, dan keyboard tidak berfungsi.
  • Sering mati sendiri secara mendadak atau blue screen.
  • Tidak bisa update ke Windows yang terbaru.

Itulah penjelasan mengenai rata-rata umur laptop, cara mengetahui, memperpanjang, dan kapan waktu yang tepat untuk menggantinya. Memahami hal ini dapat membantu Anda lebih bijak dalam melakukan perawatan dan merencanakan upgrade.

Apabila kondisi kesehatan laptop dirasa telah di bawah 50%, jangan tunda hingga perangkat mati total. Terdapat banyak pilihan solusi yang bisa perusahaan Anda ambil, salah satunya menyewa perangkat IT di Asani. Sewa laptop untuk kantor di Asani itu tanpa jumlah minimum sewa, jadi Anda tidak perlu khawatir pengeluaran besar di awal.

Asani menyediakan berbagai opsi perangkat dengan spesifikasi dan fitur unggulan. Bahkan, telah dilengkapi layanan IT support selama masa sewa, perlindungan asuransi perangkat, sampai akses ke MyAsani.

Untuk layanan yang lebih terjangkau, manfaatkan promo termurah khusus tahun baru dari Asani dan dapatkan perangkat berkualitas tinggi. Yuk, cek katalog sewa dan minta penawaran ke melalui WhatsApp atau email cs@asani.co.id sekarang!

Baca juga: 8 Cara Mengatasi Laptop Mati Tapi Lampu Indikator Menyala

Share

Post comment

Product Enquiry