
Saat ini banyak aktivitas kerja yang berjalan tanpa bergantung pada satu server di kantor. Anda bisa membuka data dari berbagai tempat atau mengakses aplikasi kapan saja.
Semua kemudahan tersebut hadir karena pemanfaatan cloud computing yang semakin luas. Agar Anda lebih memahami bagaimana sistem ini bekerja dan apa saja keunggulannya, simak penjelasan selengkapnya di artikel ini!
Apa Itu Cloud Computing?
Cloud computing adalah penyediaan layanan komputasi melalui internet. Layanan ini mencakup server, penyimpanan data, database, jaringan, hingga perangkat lunak.
Konsep cloud computing memungkinkan pengguna untuk mengakses semua layanan tersebut secara online. Artinya, data tidak disimpan di satu komputer atau perangkat lokal, tetapi di pusat data milik penyedia layanan cloud. Hal ini membuat proses kerja menjadi lebih fleksibel karena data dan aplikasi bisa diakses dari berbagai perangkat, baik laptop, tablet, maupun ponsel.
Cloud computing juga bersifat skalabel. Artinya, kapasitas layanan dapat ditingkatkan atau dikurangi dengan mudah sesuai kebutuhan. Perusahaan tidak perlu lagi membeli server tambahan ketika kapasitas penuh, karena semua penyesuaian bisa dilakukan secara digital melalui layanan cloud.
Keunggulan Cloud Computing
Penggunaan cloud computing memberikan banyak keunggulan yang bisa dirasakan langsung oleh seseorang maupun perusahaan. Berikut beberapa keunggulan cloud computing yang perlu diketahui:
1. Hemat Biaya
Anda tidak perlu membeli server, perangkat jaringan, atau membuat ruang penyimpanan khusus. Semua infrastruktur sudah disediakan oleh penyedia layanan. Terlebih, sistem pembayarannya berbasis langganan atau sesuai pemakaian, sehingga lebih efisien biaya.
2. Skalabilitas Fleksibel
Kebutuhan bisnis bisa berubah dengan cepat. Dengan cloud, Anda dapat menambah atau mengurangi kapasitas penyimpanan dan daya komputasi tanpa harus membeli perangkat baru. Kebutuhan bisnis bisa berubah dengan cepat, mulai dari tim yang bertambah, proyek tertentu, atau perlu perangkat tambahan dalam waktu singkat.
Supaya tetap fleksibel tanpa harus beli laptop baru yang menguras budget, banyak perusahaan mulai memakai Device as a Service (DaaS), yaitu layanan sewa perangkat kantor. Jika perusahaan Anda membutuhkan perangkat dengan berbagai spesifikasi, Anda bisa sewa laptop atau PC di Asani. Minta penawaran sekarang dan dapatkan perangkat yang Anda perlukan.
3. Akses dari Mana Saja
Cloud memudahkan Anda untuk mengakses data dan aplikasi melalui internet. Selama memiliki koneksi yang stabil, Anda bisa bekerja dengan mudah dari kantor, rumah, atau lokasi lain.
4. Keamanan Data Lebih Terjaga
Penyedia cloud umumnya memiliki sistem keamanan berlapis, termasuk enkripsi dan pemantauan 24 jam. Hal ini membantu melindungi data Anda dari risiko kehilangan atau serangan siber.
5. Pemeliharaan Lebih Sederhana
Anda tidak perlu mengurus pembaruan sistem, perbaikan bug, dan peningkatan performa. Semua proses ini akan ditangani oleh penyedia layanan sehingga tim Anda bisa fokus pada perkembangan strategi bisnis.
Tipe Layanan Cloud Computing
Ada beberapa tipe layanan cloud computing yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan pengguna, mulai dari yang paling sederhana hingga yang memberikan kontrol penuh atas sistem. Berikut layanan cloud computing yang bisa Anda pertimbangkan:
1. Infrastructure as a Service (IaaS)
IaaS menyediakan infrastruktur dasar seperti server virtual, jaringan, dan penyimpanan. Dengan begitu, Anda memiliki kendali untuk mengatur sistem operasi dan aplikasi sendiri. Tipe ini cocok bagi perusahaan yang membutuhkan fleksibilitas tinggi dalam mengelola lingkungan komputasi.
2. Platform as a Service (PaaS)
PaaS menyediakan platform yang sudah siap digunakan untuk pengembangan aplikasi. Anda tidak perlu memikirkan pengelolaan server atau infrastruktur. Fokus utama tipe ini adalah membangun dan mengembangkan aplikasi dengan lebih cepat.
3. Software as a Service (SaaS)
SaaS adalah layanan perangkat lunak yang dapat langsung digunakan melalui internet. Anda tidak perlu menginstal atau memelihara aplikasi tersebut. Cukup login dan gunakan sesuai kebutuhan. Tipe ini paling banyak digunakan karena praktis dan mudah diakses.
Baca juga: 5 Perbedaan Cloud Server dan Dedicated Server, Pilih Mana?
Jenis-Jenis Cloud Computing
Selain tipe layanan, cloud computing juga dibedakan berdasarkan cara penyebaran atau deployment-nya. Perbedaan ini berkaitan dengan siapa yang mengelola dan siapa yang dapat mengakses sistem tersebut. Berikut penjelasannya:
1. Public Cloud
Public cloud adalah layanan yang tersedia untuk umum dan dikelola oleh penyedia pihak ketiga. Infrastruktur digunakan bersama oleh banyak pengguna. Jenis ini biasanya lebih terjangkau dan mudah diakses.
2. Private Cloud
Private cloud digunakan secara khusus oleh satu perusahaan. Infrastrukturnya bisa berada di lokasi perusahaan atau dikelola oleh penyedia eksternal, tetapi aksesnya terbatas. Jenis cloud computing ini cocok bagi perusahaan yang membutuhkan keamanan tinggi.
3. Hybrid Cloud
Hybrid cloud menggabungkan jenis public cloud dan private cloud. Anda bisa menyimpan data sensitif di private cloud dan menggunakan public cloud untuk kebutuhan lainnya sehingga memberikan fleksibilitas sekaligus menjaga keamanan data penting.
4. Community Cloud
Community cloud digunakan oleh beberapa organisasi yang memiliki kebutuhan serupa, misalnya institusi pendidikan atau lembaga pemerintahan. Dalam hal ini, infrastrukturnya dibagi bersama, tetapi hanya untuk komunitas tertentu.
Contoh Cloud Computing
Cloud computing sudah banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, baik untuk kebutuhan pribadi maupun profesional. Berikut beberapa contoh penerapannya:
1. Layanan Penyimpanan Online
Google Drive dan Dropbox adalah contoh SaaS berbasis cloud. Anda dapat menyimpan, mengelola, dan berbagi file secara online tanpa harus menggunakan media penyimpanan fisik.
2. Layanan Email Berbasis Web
Gmail dan Outlook versi online termasuk contoh penggunaan cloud computing. Semua data email disimpan di server penyedia layanan sehingga Anda dapat mengaksesnya dari berbagai perangkat.
3. Platform Pengembangan Aplikasi
Google App Engine dan Microsoft Azure menyediakan layanan PaaS yang memudahkan pengembang untuk membuat dan menjalankan aplikasi tanpa mengelola infrastruktur server secara langsung.
4. Server Virtual
Amazon Web Services (AWS) menyediakan layanan IaaS berupa server virtual yang bisa digunakan untuk menjalankan website, aplikasi, atau sistem perusahaan. Anda dapat menyesuaikan kapasitas sesuai kebutuhan.
5. Sistem Manajemen Bisnis Berbasis Cloud
Banyak perusahaan menggunakan aplikasi akuntansi, manajemen proyek, atau sistem ERP berbasis cloud. Aplikasi ini membantu mengelola operasional tanpa perlu instalasi lokal di setiap perangkat.
Itulah penjelasan mengenai jenis-jenis cloud computing dan keunggulannya untuk perusahaan maupun institusi. Apabila saat ini Anda membutuhkan laptop atau perangkat pendukung operasional, Anda bisa memanfaatkan skema Device as a Service (DaaS) dari Asani.
Jika menyewa perangkat IT di Asani, Anda akan mendapatkan layanan IT Support gratis selama masa sewa, asuransi perangkat, dan dashboard asset management gratis.
Melalui Asani, Anda bisa sewa berbagai perangkat dengan beragam spesifikasi. Cek katalog sekarang dan temukan perangkat yang paling sesuai dengan kebutuhan.
Setelah memilih perangkat, segera ajukan sewa melalui WhatsApp atau email cs@asani.co.id. Minta penawaran sekarang dan raih promo terbaru dari Asani!
Baca juga: Perbedaan RAM DDR4 dan DDR5: Mana yang Lebih Cepat?
