100

Harddisk internal tidak terbaca dapat menyebabkan berbagai masalah serius, seperti gagal booting, kerusakan pada sistem operasi, dan kehilangan akses ke data.

Oleh karena itu, jika masalah ini terjadi pada Anda, diperlukan langkah-langkah untuk dapat segera memulihkannya.

Nah, artikel ini akan membahas secara tuntas mengenai permasalahan harddisk internal tidak terbaca, mulai dari penyebab, cara mengatasi, serta langkah pencegahannya. Yuk, simak!

Penyebab Harddisk Internal Tidak Terbaca

Harddisk tidak terbaca sebenarnya dapat disebabkan oleh banyak faktor. Namun, umumnya, berikut adalah beberapa hal yang dapat menyebabkan harddisk internal tidak terbaca:

    • Kabel SATA yang menghubungkan hardisk ke motherboard mengalami kerusakan atau tidak terpasang dengan benar
    • Adanya partisi pada hardisk yang rusak atau hilang, sehingga sistem operasi gagal mengakses data di dalamnya
    • Adanya sektor fisik yang rusak atau bad sector
    • Adanya kerusakan pada firmware atau komponen elektronik di dalam hardisk 
    • Terdapat masalah pada sistem operasi
    • Adanya kerusakan pada motherboard atau kontroler SATA
    • Terdapat kesalahan setting hardisk pada BIOS menjadi DISABLE atau OFF
    • Kurangnya tegangan listrik sehingga piringan hardisk tidak dapat berputar
    • Tak pernah melakukan defragment hardisk sehingga kinerjanya tidak stabil
    • Sering mencabut paksa hardisk ketika proses menyalin dan menempel data sedang berlangsung
  • Pengguna terlalu sering mematikan laptop secara paksa tanpa melakukan prosedur yang benar
  • Pengguna terlalu sering me-restart perangkat laptop atau komputer

6 Cara Mengatasi Harddisk Internal Tidak Terbaca

Harddisk internal tidak terbaca memang dapat mengakibatkan masalah serius dan terganggunya pekerjaan Anda.

Namun, tidak perlu khawatir. Anda dapat mengikuti beberapa cara di bawah ini agar hardisk bisa kembali berfungsi normal:

1. Memeriksa Pemasangan Kabel

Cara mengatasi harddisk terbaca yang pertama adalah dengan memeriksa pemasangan kabel, apakah ada kesalahan atau tidak.

Sebab, kesalahan pemasangan kabel dapat membuat hardisk tidak bisa dibaca oleh perangkat laptop Anda.

Selain itu, pastikan juga kabel hardisk tidak terlalu bengkok, terlipat, atau bahkan mengalami putus.

Baca juga: 10 Penyebab Laptop Sering Not Responding, Ini Cara Atasinya! 

2. Mengubah Pengaturan BIOS

Cara mengatasi harddisk tidak terbaca selanjutnya adalah dengan mengubah pengaturan pada BIOS.

BIOS (Basic Input Output System) merupakan program bawaan laptop yang berfungsi untuk mengatur proses input dan output data.

Apabila pengaturan pembacaan drive di BIOS bertanda OFF, maka hardisk pun tidak bisa dibaca.

Untuk mengaktifkannya, ikuti langkah-langkah berikut:

  • Restart laptop Anda
  • Saat mulai proses booting, tekan tombol kombinasi untuk masuk ke BIOS
  • Jika berhasil masuk BIOS, cari menu yang berisi pengaturan untuk drive
  • Dalam menu pengaturan tersebut, ubah konfigurasi drive dari OFF menjadi AUTO
  • Simpan perubahan dan reboot kembali laptop Anda

3. Memeriksa Hardisk dengan Aplikasi HDD Regenerator

HDD Regenerator adalah aplikasi yang bisa mendeteksi permasalahan pada hardisk perangkat laptop.

Oleh karena itu, apabila harddisk internal tidak terbaca, cobalah gunakan HDD Regenerator untuk memastikan apakah ada kerusakan atau bad sector.

4. Memastikan Apakah Hardisk Berputar atau Tidak

Hardisk bisa saja mati atau tidak berputar karena beberapa hal, seperti tak mendapat pasokan listrik dari PSU yang cukup. Alhasil, harddisk internal tidak terbaca menjadi akibatnya.

Oleh karena itu, Anda dapat memastikan apakah hardisk berfungsi dengan baik atau tidak dengan menyalakan laptop dan mendengar bunyinya.

Apabila Anda tidak dapat mendengar bunyi hardisk sedang bekerja, maka bisa jadi itulah sumber masalahnya.

Nah, jika hardisk tidak berputar, cobalah mengganti kabel power-nya. Apabila tetap tidak berputar, lepas hardisk tersebut dan cobalah pasang di perangkat lain.

5. Memperbarui Driver

Driver hardisk yang belum diperbarui bisa membuatnya tidak dapat dibaca oleh laptop. Sebab, driver yang sudah usang dapat menjadikannya tidak kompatibel atau tak bisa berfungsi optimal.

Oleh karena itu, Anda perlu melakukan pembaruan driver hardisk secara rutin. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk meng-update driver hardisk Anda:

  • Buka program Device Manager
  • Di menu Disk Drives, klik kanan pada hardisk internal dan pilih Properties
  • Akan muncul pop-up tab Properties. Setelah itu, klik menu Driver
  • Klik Update Driver
  • Pilih “Search automatically for drives
  • Apabila ternyata hasilnya laptop Anda sudah terpasang driver versi terbaru, maka Anda dapat mencoba cara lain

Baca juga: 3 Cara Memperbaiki Dead Pixel Layar Laptop dan Penyebabnya 

6. Menggunakan Disk Defragment

Apabila harddisk internal tidak terbaca karena bad sector, Anda dapat coba mengatasinya dengan menggunakan disk defragment.

Bad sector sendiri adalah kondisi saat terdapat bagian hardisk yang tidak bisa diakses sistem. Akibatnya, hardisk pun tidak dapat dibaca komputer.

Nah, disk defragment dapat melakukan proses pengorganisasian kembali data pada hardisk agar bisa berfungsi secara efisien.

Berikut ini adalah cara memperbaikinya:

  • Buka Windows Explorer
  • Klik kanan pada hardisk yang tidak terbaca, lalu pilih Properties
  • Bukalah tab tools, kemudian klik Check Now dan pilih Start
  • Kemudian, pilih Defragment Now

Selain dengan langkah di atas, Anda juga dapat mengakses fitur defragment dengan klik Start Menu > All Programs > Accessories > System Tools > Disk Defragment.

Selain ketika bad sector, Anda juga perlu melakukan disk defragment secara rutin agar hardisk dapat terus berfungsi dengan normal.

Cara Mencegah Harddisk Internal Tidak Terbaca

Dari seluruh penyebab harddisk internal tidak terbaca, faktor yang paling umum terjadi adalah karena bad sector.

Agar tak lagi terjadi atau bahkan menyebabkan kerusakan yang lebih parah, berikut beberapa cara mencegah harddisk internal tidak terbaca:

  • Hindari ketidakstabilan tegangan listrik. Berkenaan dengan ini, Anda dapat menggunakan stabilizer untuk menstabilkan tegangan listrik
  • Hindari terlalu sering me-restart laptop secara paksa
  • Bersihkan hardisk dari file sampah. Anda dapat menggunakan aplikasi pihak ketiga untuk melakukannya
  • Hindari hardisk over
  • Lakukan defragment hardisk secara rutin untuk mencegah kinerjanya menjadi lambat saat membaca atau menyimpan file

Percayakan Urusan Laptop pada Asani!

Itulah dia uraian lengkap yang membahas permasalahan harddisk internal tidak terbaca di Windows 10 atau seri lainnya, mulai dari penyebab, cara mengatasi, dan pencegahannya.

Pada intinya, harddisk tidak terbaca merupakan masalah yang sebaiknya tak Anda anggap sepele. Sebab, hardisk merupakan salah satu komponen penting pada laptop.

Jika bermasalah, maka dampaknya bisa fatal, terutama pada kerusakan dan kehilangan data. Alhasil, hal ini pun dapat menghambat pekerjaan Anda. 

Nah, apabila membutuhkan laptop baru dengan spesifikasi mumpuni untuk pekerjaan Anda, percayakan saja pada Asani.

Sebab, Asani merupakan partner yang dapat diandalkan dalam urusan sewa-menyewa laptop dan perangkat komputer lainnya untuk perusahaan.

Asani menawarkan berbagai pilihan merek dan spesifikasi laptop yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pemakaian Anda.

Selain itu, Asani juga menyediakan jasa konsultasi gratis dengan IT expert yang dapat membantu menyelesaikan berbagai permasalahan IT di perusahaan Anda.

Jika Anda tertarik, kunjungi katalog produk dan ajukan penawaran penyewaan laptop sekarang juga di Asani!

Untuk bantuan dan informasi lebih lanjut, kunjungi customer service Asani melalui WhatsApp resmi  atau email di cs@asani.co.id

Baca juga: 10 Cara Mengatasi Kipas Laptop Berisik dan Penyebabnya

Post comment

Product Enquiry