
Data merupakan aset yang sangat penting bagi perusahaan. Tanpa akses data, perusahaan tidak akan bisa memberikan layanan yang diinginkan pelanggan sehingga dapat berujung pada layanan yang buruk, kerugian penjualan, dan masalah kolaborasi tim yang buruk. Salah satu tempat penyimpanan data yang cocok untuk perusahaan adalah Network-Attached Storage.
Network-Attached Storage (NAS) adalah ruang penyimpanan yang dapat diakses oleh berbagai macam pengguna dan perangkat. Pengguna dengan jaringan LAN dapat mengakses ruang penyimpanan tersebut menggunakan jaringan Ethernet.
Artikel ini mengupas tuntas pengertian Network-Attached Storage, kegunaannya, dan komponennya. Jadi, simak penjelasannya hingga akhir!
Apa itu Network-Attached Storage?
Network-Attached Storage (NAS) adalah perangkat penyimpanan data yang terhubung dan bisa diakses melalui jaringan (tidak langsung terhubung ke komputer). Perangkat NAS berisi prosesor dan sistem operasi sehingga memungkinkan aplikasi dapat berjalan dan memudahkan pengguna untuk berbagi file.
NAS menangani data tidak terstruktur, seperti audio, video, situs web, file teks, dan dokumen Microsoft Office. Perangkat NAS dapat diakses dengan mudah oleh banyak orang, banyak komputer, perangkat seluler, atau bahkan dari jarak jauh (remote) jika diatur dengan benar.
Pengguna jaringan area lokal (LAN) bisa mengakses penyimpanan bersama melalui koneksi Ethernet standar. Perangkat NAS tidak memiliki keyboard atau layar dan biasanya dikonfigurasi serta dikelola dengan utilitas berbasis browser. Setiap NAS berada di LAN sebagai node jaringan independen yang ditentukan oleh alamat Internet Protocol (IP) uniknya sendiri.
Baca juga: Alasan Menggunakan NAS sebagai Penyimpangan
Kegunaan Network-Attached Storage
Tujuan penggunaan Network-Attached Storage (NAS) adalah untuk memudahkan pengguna dalam berkolaborasi dan membagikan data secara lebih efektif. NAS berguna untuk kolaborasi internasional yang bekerja jarak jauh dan dengan zona waktu yang berbeda.
Karena terhubung pada router nirkabel, pengguna NAS dapat mengakses file secara langsung dari perangkat yang terhubung ke jaringan internet. Fungsi ini pula yang membuat NAS kerap digunakan di perusahaan besar, meskipun beberapa perusahaan yang lebih kecil serta rumahan juga menggunakannya.
Namun, menggunakan NAS untuk mengelola data dalam jumlah atau ukuran yang besar tentu akan membutuhkan kapasitas memori dan pemrosesan jaringan yang lebih besar.
Umumnya, NAS yang digunakan di rumah diperuntukkan untuk mengelola penyimpanan smart TV, sistem keamanan, komponen IoT berbasis pelanggan, torrent files, membuat layanan media streaming, menjadi tuan rumah server awan pribadi, dan membuat situs web sendiri.
Di sisi lain, perusahaan menggunakan NAS untuk melakukan pencadangan data, menjalankan dan menguji aplikasi berbasis web atau server side web, mengelola aplikasi pesan, mengelola aplikasi open source, serta mengelola database, multimedia, dan email.
Baca juga: Sejarah Software, Pengertian Software, dan Fungsi Software
Komponen Network-Attached Storage
Network-Attached Storage (NAS) adalah komputer khusus yang didesain untuk mendukung penyimpanan melalui akses jaringan. Umumnya, NAS dibentuk oleh empat komponen utama, di antaranya:
1. CPU
CPU adalah “jantung” komputer yang berisi CPU dan memori. Tugas CPU adalah untuk menjalankan sistem operasi NAS, membaca dan menulis data pada penyimpanan, mengelola akses pengguna, dan mengintegrasikannya dengan penyimpanan awan.
Komputer yang digunakan untuk NAS tentu memiliki CPU yang berbeda dengan komputer biasa karena komputer yang mengoperasikan NAS membutuhkan performa dan energi yang lebih besar.
2. Jaringan Antarmuka
Perangkat NAS skala kecil bisa menggunakan jaringan komputer langsung, seperti jaringan Wi-Fi terbatas atau USB. Namun, untuk penggunaan NAS berskala besar atau bisnis, NAS harus dilengkapi dengan jaringan internet fisik, seperti Ethernet antarmuka berkabel, dan memiliki alamat IP tersendiri.
3. Penyimpanan
Setiap NAS harus memiliki penyimpanan fisik, seperti SSD, HDD, atau perangkat penyimpanan lainnya. NAS mungkin mendukung organisasi penyimpanan logis untuk redundansi dan kinerja.
4. Sistem Operasi
Komponen utama NAS yang terakhir adalah sistem operasi. Layaknya komputer pada umumnya, perangkat NAS juga membutuhkan sistem operasi untuk menjalankan perangkat kerasnya dan menyediakan penyimpanan untuk pengguna.
Perangkat NAS sederhana mungkin tidak membutuhkan sistem operasi tertentu, tetapi jika Anda mengoperasikan NAS dengan sistem yang sedikit rumit, Anda juga harus menggunakan sistem operasi yang lebih canggih.
Manfaat Menggunakan Network-Attached Storage
Beberapa produk Network-Attached Storage (NAS) dirancang untuk digunakan di perusahaan besar. Meksi begitu, perusahaan rumahan, rintisan, atau kecil juga bisa memanfaatkan NAS.
Sistem NAS di kalangan perusahaan dan bisnis kecil di banyak industri dapat digunakan untuk mendukung sistem email, database akuntansi, penggajian, perekaman dan pengeditan video, pencatatan data, analisis bisnis, dan lainnya.
Kemudian, NAS juga memberikan sejumlah manfaat untuk perusahaan, di antaranya:
- Mudah untuk mengoperasikannya dan tidak memerlukan profesional IT khusus untuk mengelolanya.
- Biaya yang dikeluarkan lebih rendah sehingga dapat secara signifikan mengurangi ruang yang terbuang melalui teknologi penyimpanan lain.
- Mudah untuk mencadangkan dan memulihkan data karena ada fitur keamanan.
- Sentralisasi penyimpanan data dengan aman dan andal.
- Mendukung berbagai macam aplikasi.
- Mengizinkan akses data di seluruh jaringan, termasuk aplikasi dan data berbasis cloud.
Cara kerja NAS yang memudahkan semua karyawan untuk berkolaborasi ini sangat cocok untuk perusahaan besar maupun kecil. Jadi, siapa pun bisa mengakses data dari jarak jauh menggunakan sambungan jaringan.
Dengan didukung fasilitas penyimpanan yang mumpuni, perusahaan Anda dapat menjalani proses bisnis dengan efektif. Namun, pastikan pula perangkat lainnya, seperti laptop, yang digunakan di kantor juga mumpuni agar bisa lebih produktif.
Asani menyediakan perangkat IT terbaik, jasa perbaikan dan konsultasi oleh IT Expert, dashboard Asset Management, serta asuransi perangkat. Asani menyediakan berbagai merek laptop dan perangkat NAS dengan spesifikasi yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
Jika Anda menyewa di Asani, Anda bisa mendapatkan semua kemudahan yang memberikan berbagai keuntungan untuk perusahaan.
Anda bisa melihat berbagai macam perangkat di katalog Asani atau hubungi tim Asani melalui cs@asani.co.id maupun WhatsApp. Anda juga bisa menyewa peralatan rapat untuk keperluan rapat di perusahaan. Lebih lanjut, aplikasi MyAsani dari Asani juga memudahkan Anda untuk mengelola aset bisnis Anda dengan praktis melalui beragam fiturnya.
Sewa perangkat IT di Asani sekarang dan dapatkan penawaran terbaik untuk optimalkan produktivitas bisnis Anda!
Baca juga: Keuntungan Model Bisnis Subscription bagi Pengusaha dan Pelanggan