cara setting mikrotik
70

Bagi sebagian orang, cara setting MikroTik dari awal sampai akhir memang tergolong sulit dan membutuhkan tutorial.

Dalam industri teknologi, MikroTik ramai digunakan untuk menjadikan komputer biasa menjadi router network yang dapat diandalkan.

Banyak fitur yang dimiliki MikroTik untuk keperluan perusahaan atau perseorangan, di antaranya DHCP server, Hotspot, dan lain sebagainya.

Selain daripada itu, MikroTik sendiri memiliki fitur keamanan, seperti enkripsi dan firewall yang bisa dijadikan sebagai cyber security.

Untuk itu, instalasi dapat dilakukan melalui Windows Application (WinBox) yang terdapat pada standar laptop atau PC.

Artikel ini akan membahas seputar cara setting MikroTik dengan WinBox lengkap yang bisa Anda lakukan. Yuk, simak!

Persiapan Cara Setting MikroTik

Pada dasarnya, cara setting MikroTik RB951 membutuhkan sedikit persiapan aplikasi dan perangkat yang relatif mudah dilakukan.

Supaya cara setting MikroTik RB941 dengan WinBox mudah dimengerti untuk orang awam, maka seluruh konfigurasi menggunakan aplikasi berbasis Graphical User Interface (GUI).

GUI merupakan tampilan user yang menjadi gerbang komunikasi pengguna dengan perangkat. Sejatinya, fungsi GUI adalah untuk memudahkan user biasa meskipun mereka bukan developer aplikasi.

Dewasa ini, terdapat banyak seri MikroTik untuk mengolah jaringan LAN dan Wireless, misal seri RB941 dan RB951.

Adapun, cara setting MikroTik hotspot dengan WinBox membutuhkan setidaknya lima persiapan berikut ini.

  • Router MikroTik dalam keadaan default.
  • Kabel UTP.
  • PC/Laptop.
  • Software WinBox.
  • Internet dari Modem.

Cara Setting MikroTik dari Awal sampai Akhir

Bila sudah mempersiapkan semua aplikasi dan perangkat yang dibutuhkan seperti di atas, selanjutnya Anda perlu memulai proses konfigurasi MikroTik.

Berikut merupakan cara setting MikroTik dengan WinBox lengkap yang bisa Anda lakukan dari sekarang.

1. Membuka MikroTik di WinBox

Untuk membuka MikroTik di WinBox, ikuti langkah berikut ini.

  • Buka aplikasi dan login melalui WinBox dengan klik bagian Mac Address.
  • Isi login: admin dan kata sandi: [kosong], lalu klik Connect.

2. Mengatur DHCP Client Ether1

DHCP memiliki fungsi utama untuk memberikan IP address kepada setiap client yang terhubung ke sistem. Adapun cara mengaturnya adalah sebagai berikut.

  • Bila Anda telah berhasil login konfigurasi sebelumnya, pilih menu IP → DHCP Client → klik ikon tambah (+) → isi form interface: ether1.
  • Kemudian, hilangkan ceklis pada Use Peer DNS yang artinya MikroTik tidak akan memakai DNS bawaan dari ISP, lalu pilih Apply → OK.

Baca Juga: 15 Rekomendasi Aplikasi CRM di Indonesia untuk Segala Bisnis

3. Tes Ping Internet

Jika DHC Client telah diatur, semestinya MikroTik telah mendapatkan akses internet dari ISP. Untuk mengecek kecepatan internet, buka menu New Terminal → ketik ping google.com lalu klik Enter.

4. Setting IP Address Ether2

IP address merupakan label numerik pada setiap perangkat dengan fungsi host atau identifikasi pengguna. Berikut, merupakan cara setting IP address ether2.

  • Berikutnya, Anda perlu melakukan langkah setting IP address pada ether2 dengan cara klik tambah (+) pada menu IP Addresses.
  • Dialog baru akan muncul, Anda dapat mengisinya dengan IP address beserta prefiksnya (…/24) pada form Address dan pilih Interface: ether2, lalu pilih Apply → OK.

5. Setting DNS MikroTik

Pada dunia digital, DNS bertugas menyimpan semua data dan informasi dalam suatu jaringan komputer. Berikut, merupakan cara setting DNS MikroTik dengan mudah.

  • Cara setting MikroTik berikutnya adalah konfigurasi DNS dengan cara masuk kembali ke menu IP → DNS → isi pada kolom Servers: 8.8.8.8 dan 8.8.4.4, kemudian beri ceklis pada Allow Remote Requests dan klik Apply → OK.
  • Secara bawaan, DNS tersebut milik Google, namun Anda sangat mungkin untuk menggunakan DNS lain yang tersedia di Internet, misalnya DNS Cloudflare dengan IP: 1.1.1.1 dan 1.0.0.1
  • Dipercaya Cloudflare menjadi DNS tercepat saat ini karena keamanan data yang cukup terjamin dan performa yang mengagumkan.

6. Setting NAT MikroTik

Secara sederhana Network Address Translation (NAT) adalah protokol yang dipakai untuk menggabungkan beberapa jaringan komputer. 

Sementara, cara setting NAT MikroTik adalah sebagai berikut.

  • Selanjutnya, Anda perlu melakukan setting NAT pada MikroTik dengan cara klik Firewall pada menu IP → NAT → tambah (+) → kemudian isi form Chain: srcnat dan Out. Interface: ether1.
  • Jika sudah, pada tab Action klik Action: masquerade dan pilih Apply → OK.

Sebagai informasi, Chain: srcnat berguna untuk mengganti source address paket data, artinta MikroTik menjadi IP public yang semula IP local.

Kemudian, Out Interface yang diisi ether1 dapat menentukan lalu lintas website atau internet yang keluar dari MikroTik.

Sementara, Action: masquerade ini berguna untuk menghubungkan kedua IP, yakni lokal dengan publik.

7. Setting DHCP Server MikroTik

Langkah terakhir, konfigurasi DHCP sendiri dilakukan untuk menetapkan parameter pada modem agar dapat menyeleksi IP address tertentu yang bisa mengakses host network.

  • Lanjut cara setting MikroTik, masuk pada IP → DHCP Server → klik menu DHCP Setup yang berada di atas.
  • Pilih Interface ether2 → Next.
  • Pilih DHCP Address Space, pada langkah ini, form tersebut akan terisi secara otomatis → Next.
  • Tentukan gateway yang dibutuhkan, tahapan ini juga terisi otomatis oleh IP Address ether2 → Next.
  • Tentukan IP pool yang nantinya akan dipakai oleh client, serta terisi otomatis sesuai hosts pada prefiks yang digunakan, misalnya 192.168.1.2 → Next.
  • Kemudian, isi DNS Google: 8.8.8.8 dan 8.8.4.4 → Next.
  • Terakhir pada cara setting MikroTik yakni menentukan Lease Time → Next yang merupakan berapa lama IP address akan diakses oleh pengguna.

Baca Juga: Apa itu Server? Cara Kerja, Fungsi, Jenis, dan Cara Memilih

Konfigurasi Akses IP

Pada tahapan cara setting MikroTik satu ini, Anda perlu melakukan konfigurasi akses IP karena koneksi MAC belum tentu stabil.

Cara konfigurasi akses IP melalui WinBox adalah sebagai berikut.

  • Buka tab Bridge → Bridge.
  • Klik tambah (+), dialog baru akan terbuka, pilih Bridge Name: Local dan klik OK.
  • Pilih tab Ports dan klik tambah (+), kemudian dialog baru akan muncul.
  • Pilih Interface: ether2 dan hilangkan ceklis Bridge Local form dan klik OK untuk memakai pengaturan tersebut.
  • Dialog Bridge bisa ditutup jika sudah selesai.
  • Kemudian buka IP → Addresses.
  • Klik tambah (+), masukkan IP address 192.168.99.1/23 dan pilih interface localm lalu kik OK.

Konfigurasi Koneksi Internet

Cara setting MikroTik ini berfungsi untuk memastikan agar router mendapat akses internet, seperti dynamic public, static, dan PPPoE connection.

Dynamic Public

Dynamic public merupakan jenis koneksi internet yang paling mudah. Anda hanya perlu untuk mengatur DHCP client ke public interface.

Caranya adalah dengan pada menu IP → DHCP-client, pilih menu disabled=no dan interface=ether1. Dengan demikian, MikroTik akan mendapat akses internet otomatis dari ether1.

Static Public

Berikutnya, cara setting MikroTik perlu mempertimbangkan static address configuration, sebagai contoh:

  • IP: 1.2.3.100/24
  • Gateway: 1.2.3.1
  • DNS: 8.8.8.8

Untuk itu, Anda perlu pergi ke menu IP agar menambahkan Address, Interface=ether1, Gateway, dan Servers yang sesuai.

PPPoE Connection

Berikutnya, PPPoE connection merupakan upaya yang dilakukan untuk memberikan dynamic IP address sehingga bisa menggabungkannya bersama dengan default gateway.

Berikut merupakan cara setting MikroTik dengan WinBox untuk PPPoE connection:

  • Buka menu PPP, pilih tab Interfaces.
  • Klik tambah (+), kemudian pilih PPPoE Client dari opsi tersebut, dialog baru akan muncul.
  • Pilih Interface: ether1 dari opsi tersebut dan klik Apply → OK.

Demikian penjelasan sekilas mengenai cara setting MikroTik yang terdiri dari beberapa langkah.

Bagaimana, mudah bukan? Anda hanya memerlukan sedikit persiapan untuk mendapat kecanggihan fitur sebuah MikroTik.

Dengan demikian, router MikroTik sudah dapat menunjang efisiensi workflow pada perusahaan Anda.

Nah, bila mengalami kesulitan dalam prosesnya, Anda bisa langsung berkonsultasi dengan tim Asani yang sigap membantu.

Asani adalah perusahaan yang menawarkan jasa rental laptop dan perangkat IT lain sekaligus perbaikan pada perangkat IT.

Untuk memperoleh layanan perbaikan tersebut, Anda perlu melakukan penyewaan laptop kantor di Asani terlebih dulu.

Anda tak perlu khawatir akan jumlah minimal perangkat yang mesti disewa, karena Asani membebaskan para customer untuk merental dengan total berapa pun. 

Jadi, apakah Anda berminat untuk menggunakan layanan Asani? Jika iya, silakan cek katalog sewa di website Asani dan ajukan penawaran sekarang juga!

Baca Juga: 10 Rekomendasi Laptop Lenovo Terbaik dan Terbaru 2023

Post comment

Product Enquiry