contoh laporan aset perusahaan
9900

Bagaimana contoh laporan aset perusahaan? Hal ini mungkin menjadi pertanyaan bagi semua pengusaha baru.

Adapun aset perusahaan atau inventaris adalah sumber daya yang berperan penting dalam akuntansi keuangan suatu bisnis untuk memberikan berbagai keuntungan.

Oleh karena itu, perusahaan harus mengelola aset dengan baik agar dapat menjaga dan meningkatkan nilai aset.

Adapun membuat laporan aset perusahaan menjadi penting guna memudahkan pengelolaannya.

Jika Anda mempunyai bisnis baru, mengetahui contoh laporan aset perusahaan dapat membantu memberikan gambaran pembuatannya.

Untuk mengetahui contoh laporan aset perusahaan dan sejumlah informasi mengenai hal ini, yuk, simak artikel berikut hingga akhir!

Apa Itu Laporan Aset Perusahaan?

Laporan aset perusahaan atau inventaris adalah daftar yang menunjukkan semua aset milik suatu bisnis.

Adapun aset perusahaan merupakan seluruh sumber daya dan kekayaan perusahaan yang bernilai ekonomi.

Jadi, aset bisa meliputi benda atau komponen lainnya yang dapat diukur secara finansial atau bernilai ekonomi.

Dalam berbagai contoh laporan aset perusahaan, akan dijelaskan klasifikasi, jumlah, serta nilai inventaris.

Dengan membuat laporan aset perusahaan, akan diketahui pula perubahan yang terjadi selama periode tertentu, mulai dari penambahan hingga pengurangan.

Fungsi Membuat Laporan Aset Perusahaan

Membuat laporan aset perusahaan sangat bermanfaat untuk bisnis. Pasalnya, laporan ini akan menunjukkan seluruh kekayaan yang dimiliki perusahaan sekaligus dapat digunakan untuk mengevaluasi kinerja keuangan perusahaan.

Secara garis besar, fungsi membuat laporan aset perusahaan adalah sebagai berikut:

  • Menunjukkan seberapa banyak kekayaan yang dimiliki oleh perusahaan.
  • Membantu dalam evaluasi keuangan perusahaan.
  • Mengontrol dan melindungi aset perusahaan agar terhindar dari ancaman-ancaman tertentu.
  • Menghindari pembelian aset yang berlebihan.
  • Meminimalisir risiko ancaman dan masalah yang dapat merugikan perusahaan.
  • Membantu menjaga dan meningkatkan nilai aset yang dimiliki perusahaan.
  • Memudahkan perusahaan dalam memonitor peningkatan dan penyusutan nilai aset secara berkala.
  • Memudahkan perusahaan dalam menyusun anggaran.

Baca juga: Inilah Perbedaan Akuntansi Manajemen dan Akuntansi Keuangan

Cara Membuat Laporan Aset Perusahaan

Untuk membuat laporan aset perusahaan, Anda perlu mengetahui cara selengkapnya. Pada dasarnya, berikut ini cara membuat laporan aset perusahaan:

1. Bentuk Sebuah Tim Pembuatan Laporan Aset Perusahaan

Pertama-tama, Anda perlu membentuk sebuah tim untuk membuat laporan aset perusahaan.

Karena aset perusahaan berjumlah banyak, Anda perlu merapikannya dengan bantuan orang lain pula. Adapun membentuk tim untuk membuat laporan aset perusahaan akan memudahkan prosesnya.

2. Mengumpulkan Data dan Dokumen

Selanjutnya, Anda harus mengumpulkan semua data dan dokumen terkait aset perusahaan.

Kemungkinan, langkah ini akan memakan waktu tim Anda. Namun, hal ini merupakan langkah yang paling krusial.

Pasalnya, jika data dan dokumen dikumpulkan dengan lengkap, Anda akan mendapatkan laporan yang tepat.

Selain itu, perusahaan dapat menggunakan data ini dalam waktu yang lama, termasuk sebagai rujukan pembuatan laporan di kemudian hari.

3. Beri Label untuk Semua Aset Perusahaan

Sebaiknya, Anda memberikan label untuk mengklasifikasi semua aset yang dimiliki perusahaan. Adapun Anda dapat memberikan label untuk setiap aset perusahaan berdasarkan jenisnya.

Misalnya, Anda bisa mengklasifikasikannya menjadi aset lancar dan yang tidak. Selain itu, Anda dapat mengkategorikannya ke dalam aset lain-lain.

Kemudian, aset perusahaan tersebut juga perlu diklasifikasikan berdasarkan kondisinya, mulai dari yang rusak hingga hilang.

Untuk memberi label, Anda dapat memasang barcode pada setiap aset yang dimiliki perusahaan. Jika di-scan, barcode tersebut akan menjelaskan jenis dan kondisi aset perusahaan.

4. Buat Daftar Aset Perusahaan

Kemudian, aset perusahaan tersebut dapat didaftarkan dengan rapi dalam bentuk tabel. Dalam daftar, Anda dapat memasukkan jumlah aset dan nilainya.

Adapun tabel daftar dapat disusun menggunakan aplikasi seperti Microsoft Excel.

Baca juga: Inilah Cara Meningkatkan Keuntungan Perusahaan!

5. Rangkum Menjadi Laporan Aset Perusahaan

Terakhir, Anda dapat merangkum informasi mengenai aset perusahaan ke dalam laporan keuangan.

Pada umumnya, laporan ini akan menunjukkan aset-aset yang dimiliki berdasarkan jenisnya. Selain itu, jumlah dan nilai masing-masing aset serta totalnya juga terpapar dalam laporan.

Sebagai catatan, hal tersebut biasanya disajikan pada bagian aktiva dalam laporan keuangan.

Format Laporan Aset Perusahaan

Pada umumnya, terdapat suatu format laporan aset perusahaan. Adapun laporan aset perusahaan terdiri atas judul, nama bisnis, tanggal, serta komponen aset lancar dan yang tidak maupun lain-lainnya, termasuk jumlah, nilai, sekaligus totalnya.

Sebagai gambaran, contoh format laporan aset perusahaan adalah sebagai berikut.

Perlu diketahui, yang ditunjukkan di atas adalah contoh format laporan aset perusahaan. Namun, tidak semua laporan aset perusahaan akan mengikuti format tersebut. Sebab, setiap bisnis mungkin memiliki format laporan aset perusahaan yang berbeda.

Contoh Laporan Aset Perusahaan

Bisnis yang berjalan dengan baik tentu membuat laporan aset perusahaan. Oleh karena itu, Anda juga perlu membuat laporan aset perusahaan agar pengelolaan keuangan makin lancar.

Untuk membuatnya, Anda mungkin perlu rujukan laporan aset perusahaan dari berbagai bidang bisnis.

Di bawah ini, terdapat beberapa contoh laporan aset perusahaan ringkas dari bisnis di Indonesia. Adapun contoh-contohnya adalah sebagai berikut:

1. Contoh Laporan Aset Perusahaan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. dan Entitas Anaknya pada Tahun 2016

PT Telekomunikasi Indonesia adalah perusahaan yang bergerak di bidang teknologi komunikasi.

Berikut adalah contoh laporan aset perusahaan PT Telekomunikasi Indonesia pada tahun 2016.

2. Contoh Laporan Aset Perusahaan PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk. dan Entitas Anak pada Tahun 2018

PT Ultrajaya Milk merupakan perusahaan yang menjual produk minuman. Berikut adalah contoh laporan aset perusahaan PT Ultrajaya Milk pada tahun 2018.

Baca juga: 6 Tips Menghemat Biaya Operasional Perusahaan

3. Contoh Laporan Aset Perusahaan PT Kalbe Farma Tbk. dan Entitas Anaknya pada Tahun 2020

PT Kalbe Farma merupakan perusahaan yang bergerak di bidang kesehatan, khususnya farmasi. Contoh laporan aset perusahaan PT Kalbe Farma pada tahun 2020 adalah sebagai berikut.

4. Contoh Laporan Aset Perusahaan PT Bakrieland Development Tbk. dan Anak Perusahaan pada Tahun 2009 serta 2010

PT Bakrieland Development adalah perusahaan yang bergerak di bidang properti. Berikut adalah contoh laporan aset perusahaan PT Bakrieland Development pada tahun 2009 dan 2010.

5. Contoh Laporan Aset Perusahaan PT Unilever Indonesia Tbk. pada Tahun 2021 serta 2022

PT Unilever Indonesia merupakan perusahaan yang menjual barang konsumsi mulai dari sabun, deterjen, makanan, minuman, hingga kosmetik.

Adapun contoh laporan aset perusahaan PT Unilever Indonesia pada tahun 2021 adalah sebagai berikut.

Kelola dan Buat Laporan Aset Perusahaan dengan MyAsani!

Itu dia beberapa contoh laporan aset perusahaan secara ringkas. Adapun seluruh contoh laporan aset perusahaan tersebut menunjukkan daftar nilai setiap barang yang dimiliki bisnis.

Untuk mengelola dan membuat laporan aset perusahaan, Anda dapat menggunakan MyAsani! Adapun MyAsani adalah sistem informasi manajemen aset perusahaan yang berguna untuk mengelola serta memberikan resolusi masalah dengan mudah dan tanpa batas.

Dengan menggunakan MyAsani, Anda dapat mengelola perusahaan, data pengguna, serta aset. Selain itu, Anda juga dapat melacak kondisi perangkat hingga kontrak, melaporkan kerusakan pada unit, sekaligus memantau progres perbaikan aset.

Tidak perlu khawatir, ketika Anda kesulitan dalam menggunakan MyAsani, terdapat sistem helpdesk support yang cepat dalam merespon pertanyaan dan masalah pengguna.

Most importantly, Anda bisa mendapatkan semua keuntungan tersebut tanpa dipungut biaya, alias gratis!

Jadi, tunggu apalagi? Yuk, segera gunakan MyAsani untuk mengelola dan membuat laporan aset perusahaan Anda!

Baca juga: Ekspansi Bisnis: Pengertian, Tujuan, Strategi, dan Contohnya

Post comment

Product Enquiry