cara mengelola bisnis
Tips & TrickDiposting: 9 Maret 2026 | Diperbarui: 9 Maret 2026
180

Era digital membawa tantangan besar sekaligus peluang tanpa batas bagi para pelaku bisnis untuk memasuki panggung global. Namun, hal ini tentunya harus diiringi dengan manajemen dan sistem kerja yang terdigitalisasi.

Tanpa strategi pengelolaan yang tepat, bisnis berisiko tenggelam di tengah derasnya arus persaingan. Lantas, bagaimana cara mengelola bisnis di era digital yang efektif dan mitigasi risikonya? Mari simak penjelasan lebih lanjut di artikel berikut.

Cara Mengelola Bisnis di Era Digital

Saat ini, para pelaku bisnis dituntut untuk lincah dan adaptif dengan situasi pasar yang ada agar mampu mengubah tantangan menjadi keuntungan berkelanjutan. Berkaitan dengan itu, berikut merupakan beberapa cara mengelola bisnis yang bisa dilakukan.

1. Tentukan Strategi Bisnis yang Relevan

Dalam berbisnis, tentunya ada hal yang ingin dicapai. Untuk mewujudkan target tersebut, dibutuhkan strategi yang jelas dan relevan. Strategi ini dapat mencakup tujuan bisnis, teknik pemasaran, target pasar, maupun produk yang hendak ditawarkan.

2. Cari Sumber Pendanaan

Untuk pertumbuhan dan ekspansi bisnis tentunya diperlukan pendanaan yang memadai. Sumber finansial bisnis ini bisa didapatkan dari mana saja, mulai dari tabungan pribadi, pinjaman, bantuan hibah pemerintah, crowdfunding, hingga investor.

Meskipun tidak mudah, pemilik bisnis bisa menemukan investor potensial melalui partisipasi dalam forum investasi dan memperluas networking. Agar peluang mendapatkan dana investasi menjadi lebih besar, susun proposal bisnis yang kuat dengan rencana keuangan jelas.

3. Atur Keuangan dengan Baik

Keuangan merupakan aspek vital dalam manajemen bisnis. Mengatur keuangan usaha bisa membantu efisiensi biaya serta menjaga stabilitas finansial demi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. 

Hal tersebut meliputi, pengelolaan budget, monitoring arus kas, dan pelaporan keuangan secara akurat. Laporan ini berguna untuk melacak kinerja bisnis sehingga diketahui apakah manajemen keuangan bisnis berjalan efektif atau tidak.

4. Pilih Sumber Daya Manusia yang Berkualitas

Selanjutnya, yaitu pilih atau rekrut sumber daya manusia berkualitas. Dalam artian, yang memiliki kualifikasi posisi kerja, termasuk soft skills dan keterampilan teknologi mumpuni. Ini akan menjadi aset utama penggerak produktivitas, efisiensi operasional, dan inovasi yang menentukan kesuksesan bisnis berkelanjutan.

5. Memaksimalkan Teknologi

Inovasi teknologi yang semakin berkembang harus bisa dimanfaatkan dengan baik. Pelaku bisnis perlu memaksimalkan penggunaannya untuk mempermudah aktivitas operasional, seperti proses produksi, pengecekan produk, transaksi, dan lain sebagainya.

Contoh teknologi yang dapat digunakan, yaitu MyAsani. Sistem manajemen aset berbasis web dari Asani ini didesain untuk memudahkan perusahaan dalam mengelola, mendata, serta memantau aset IT dalam satu platform terintegrasi.

Melalui MyAsani, perusahaan Anda dapat mengelola inventaris tanpa ribet. Dengan mengajukan penawaran layanan sewa laptop dari Asani, perusahaan Anda berpeluang memperoleh perangkat IT berkualitas yang sudah termasuk akses gratis ke dasbor MyAsani.

Minta Penawaran

Baca juga: 15+ Ide Bisnis Startup untuk Pemula Tanpa Modal Besar

6. Manfaatkan Platform E-Commerce

Cara mengelola bisnis di era digital lainnya, yaitu dengan memanfaatkan platform e-commerce dan media sosial. Sebab, memungkinkan bisnis menjangkau lebih banyak pelanggan, menawarkan kemudahan bertransaksi, dan alternatif ideal untuk strategi pemasaran.

Langkah yang bisa dilakukan adalah membuat konten. Ini bisa berupa video, gambar, atau tulisan. Lalu, selipkan promosi bisnis di sela konten tersebut untuk memikat konsumen. Jika dilaksanakan secara konsisten, maka berpotensi meningkatkan angka penjualan.

7. Pelajari Perilaku Konsumen

Dalam manajemen bisnis, perilaku konsumen menjadi salah satu hal yang harus dipelajari. Ini dapat diwujudkan dengan memanfaatkan alat analitik digital. Kemudian, data yang ada bisa digunakan dalam memahami preferensi, kebutuhan, hingga pola pembelian secara real-time.

Dengan demikian, bagus untuk mengoptimalkan efektivitas strategi pemasaran, membangun loyalitas pelanggan, dan personalisasi pengalaman pengguna (UX). Bahkan, efektif sebagai strategi memenangkan persaingan bisnis di era digital.

8. Gunakan Sistem Omnichannel

Memiliki bisnis di banyak platform marketplace? Sebaiknya, gunakan sistem omnichannel untuk memudahkan dalam mengelola toko online. Fungsi utama sistem ini adalah untuk mengintegrasikan seluruh data penjualan dari beberapa platform.

9. Inovasi dengan Tren Kekinian

Berikutnya, yakni membuat inovasi produk. Di tengah ketatnya persaingan, pelaku bisnis harus mampu berpikir kreatif agar layanan atau produk yang dipasarkan memiliki ciri khas unik. Dengan demikian, bisa menarik perhatian konsumen potensial.

10. Belajar Digital Marketing

Demi memastikan kontinuitas bisnis, penting sekali untuk terus belajar. Salah satunya adalah tentang ilmu digital marketing guna membuka pintu bagi bisnis agar bisa menjangkau audiens global tanpa adanya batas geografis dan tetap mengikuti perkembangan zaman.

Baca juga: Business Process Reengineering: Rahasia Bisnis Lebih Sukses

Cara Mengelola Risiko dalam Bisnis di Era Digital

Menjalankan bisnis di era digital tidak serta merta mudah dilakukan. Ada banyak risiko yang harus dihadapi, seperti cyber crime, kebocoran data, phishing, serangan malware, ketergantungan pada teknologi, reputasi online, perubahan aturan, dan lain sebagainya.

Untuk menghadapinya, tentu diperlukan persiapan yang matang. Jadi, bagaimana cara mengelola risiko dalam bisnis di era digital? Adapun beberapa upayanya adalah sebagai berikut.

  • Identifikasi risiko yang mungkin dihadapi dengan melakukan audit teknologi hingga menilai potensi kerentanannya terhadap ancaman internal maupun eksternal.
  • Lakukan penilaian untuk mengetahui seberapa besar efeknya terhadap reputasi dan operasional bisnis. Misalnya, besaran kerugian finansial apabila server downtime.
  • Lakukan enkripsi data penting, perkuat keamanan siber, dan gunakan software yang mampu memonitor ancaman secara real-time.
  • Pastikan perusahaan mematuhi seluruh regulasi yang berlaku, baik dari hukum nasional dan internasional.
  • Susun tim khusus untuk memantau ulasan pelanggan dan merespons potensi masalah dengan tepat sekaligus cepat.
  • Menggunakan layanan pihak ketiga, seperti kerja sama dengan penyedia solusi teknologi dan keamanan atau konsultasi bisnis untuk mendapatkan perspektif baru.
  • Terus pantau dan evaluasi efektivitas strategi yang diimplementasikan.

Itulah beberapa cara mengelola bisnis di era digital yang efektif. Bukan hanya tentang memacu pertumbuhan, ini merupakan strategi untuk menjaga ketahanan infrastruktur bisnis dari berbagai risiko teknis hingga siber.

Sebagai solusi, perusahaan Anda bisa mengandalkan layanan sewa laptop dari Asani. Selain menyediakan unit perangkat IT yang mumpuni dari segi kualitas dan spesifikasi, Asani juga menawarkan IT support selama masa sewa dan perlindungan asuransi perangkat.

Lebih lanjut, Asani memberikan peluang akses gratis ke dasbor MyAsani untuk pengelolaan aset yang transparan. Kemudian, tersedia solusi keamanan berbayar Endpoint Security yang tangguh dengan pemantauan dan inspeksi berkelanjutan.

Tunggu apa lagi? Cek katalog dan ajukan penawaran di Asani melalui WhatsApp atau email cs@asani.co.id. Jangan lewatkan kesempatan mendapatkan layanan yang lebih ekonomis dengan memanfaatkan promo terbaik dari Asani.

Yuk, amankan operasional bisnis perusahaan Anda sekarang dengan solusi perangkat IT terbaik dari Asani dan rasakan transformasi digital yang sesungguhnya!

Baca juga: Business Continuity Management: Definisi & Elemen Pentingnya

Share

Post comment

Product Enquiry